Profil Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Pondok Pesantren Darunnajah adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non-pemerintah). Dirintis sejak 1942, didirikan Pondok Pesantren pada tanggal 1 April 1974 oleh (Alm) KH. Abdul Manaf Mukhayyar dan dua rekannya (Alm) KH. Qomaruzzaman dan KH. Mahrus Amin, dengan sistem kurikulum yang terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran bahasa Arab dan Inggris secara intensif.

Pondok Pesantren Darunnajah terletak di Jalan Ulujami Raya, nomor 86, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Lokasi pesantren sangat menguntungkan karena berada di pinggiran ibukota, yang mana hal tersebut memudahkan komunikasi, baik dengan instansi pemerintah maupun dengan masyarakat luas.

Dengan didukung oleh lingkungan yang asri, Pondok Pesantren Darunnajah berupaya untuk mencetak manusia yang muttafaqoh fiddin untuk menjadi kader pemimpin umat/bangsa, selalu mengupayakan terciptanya pendidikan santri yang memiliki jiwa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, kebebasan berfikir dan berperilaku atas dasar Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT.

Sebagai jenis pesantren modern,santri Pondok Pesantren Darunnajahmempunyai pikiran terbuka dan moderat, tanpa menghilangkan unsur peran Islam. Disiplin dan kesederhanaan, diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.

Di Pondok Pesantren Darunnajah, pengelolaan pendidikan dan pengajaran serta kegiatan santri sehari-hari dilaksanakan oleh para guru/ustadz dengan latar belakang pendidikan dari berbagai perguruan tinggi dan pesantren modern, yang sebagian besar tinggal di asrama dan secara penuh mengawasi serta membimbing santri dalam proses kegiatan belajar mengajar dan kepengasuhan santri.

Seiring berjalannya waktu, Pondok Pesantren Darunnajah dengan keikhlasan dan idealisme para pendirinya, lembaga ini terus berkembang, hingga saat ini memiliki 16 cabang di bawah Yayasan Darunnajah. Dengan usaha selalu meningkatkan mutu pendidikan, pembangunan fisik, pengembangan dana dan mempersiapkan para kader untuk kemajuan jangka panjang lembaga pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Visi, Misi dan Pola Dasar Pendidikan

Visi: Mencetak manusia yang muttafaqah fiddin untuk menjadi kader pemimpin umat/bangsa

Misi: Mendidik kader-kader umat dan bangsa yang ber-tafaqqah fiddin ; para ulama, zuama dan aghniya, cendekiawan muslim yang bertakwa, berakhlak mulia, berpengatahuan luas, jasmani yang sehat, terampil dan ulet.

 

Pola Dasar Pendidikan

Dalam upaya tercapainya pendidikan, Pesantren Darunnajah menerapkan pola dasar pendidikan yang meliputi :
Panca Jiwa adalah pendidikan yang ditanamkan kepada setiap santri untuk membentuk dan melandasi kepribadiannya ;
1. Jiwa Keikhlasan
2. Jiwa Kesederhanaan
3. Jiwa Mandiri
4. Jiwa Ukhuwah Islamiyah
5. Jiwa Bebas Merdeka

Panca Bina merupakan arah pembinaan santri yang akan melahirkan sikap hidup yang nyata dalam langkah dan amaliah sehari-hari ;
1. Bertaqwa kepada Allah SWT
2. Berakhlak Mulia
3. Berbadan Sehat
4. Berwawasan Luas
5. Kreatif dan Terampil

Panca Dharma adalah bakti santri sebagai makhluk, anggota masyarakat dan warga negara, sehingga keberadaan santri tidak hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi juga bagi orang lain dan alam sekitarnya;
1. Ibadah
2. Ilmu yang berguna di masyarakat
3. Kader umat
4. Dakwah Islamiyah
5. Cinta tanah air dan berwawasan Nusantara

 

Sumber Daya manusia (SDM)

Pondok Pesantren Darunnajah merupakan lembaga pendidikan ber-asrama, semua santri yang menuntut ilmu di lembaga ini diwajibkan untuk mukim atau menetap di dalam asrama dengan pengawasan 24 jam.
Dengan pola pendidikan yang diterapkan, lembaga ini memerlukan sumber daya manusia yang tepat guna dalam pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar maupun pengawasan para santri di lingkungan asrama.

Tenaga pengajar tersebut disyaratkan sehat jasmani dan rohani, memiliki jenjang pendidikan minimal berlatar belakang pondok pesantren ; yaitu alumni Pondok Pesantren Darunnajah atau Pondok Modern Darussalam Gontor. Dengan latar belakang yang dimilikinya, lembaga ini dapat memberikan standarisasi pelayanan dan standarisasi pola dasar pendidikan kepada para santri.

Pondok Pesantren Darunnajah juga melaksanakan penyegaran untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran, baik berupa fasilitas pendidikan hingga tingkat kesarjanaan maupun dalam bentuk pelatihan jangka pendek atau berupa kunjungan ke lembaga-lembaga pendidikan lain guna memberikan masukan terhadap kemajuan lembaga pesantren.

Pondok Pesantren Darunnajah menganut sistem kepemimpinan kolektif, dimana pimpinan tertinggi dipegang oleh tiga orang sekaligus dengan pembagian kerja sesuai keahlian masing-masing personal.

Pendidikan adalah program inti Pondok Pesantren Darunnajah yang tentu saja harus ditopang dan didukung dengan program-program lainnya. Pondok Pesantren Darunnajah menerapkan sistem pendidikan terpadu, dimana kekurangan sistem akan diisi dengan kelebihan sistem lainnya.

Tiga sistem yang diterapkan adalah (1). Sistem Pondok Modern, (2). Sistem Madrasah, (3). Sistem Pesantren Salaf.

Pondok Pesantren Darunnajah lebih mengutamakan pendidikan daripada pengajaran, karena pendidikan tidak hanya mengasah daya fikir santri, tetapi lebih kepada pembentukan pribadi santri dalam seluruh hidupnya.

Pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah lebih diarahkan kepada (1). Pendidikan kader-kader umat yang mampu dan terampil di tengah-tengah masyarakatnya, (2). Pembinaan generasi muda yang mampu melanjutkan studinya sesuai dengan bakatnya dan kelak tetap berada di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi amar ma’ruf nahi munkar, (3). Beribadah dan mencari ilmu karena Allah SWT.

Untuk meningkatkan mutu di bidang pendidikan dan pengajaran, selalu diusahakan dengan mengadakan seleksi calon guru, pelatihan dan penataran untuk peningkatan mutu guru, mencontoh lembaga pendidikan lain yang sudah maju dan selalu menerima saran dari berbagai pihak.

 

Fasilitas Pesantren

Untuk memenuhi serta mendukung berbagai kegiatan, baik untuk kebutuhan belajar mengajar, kehidupan sehari-hari, kegiatan ekstra kurikuler, kenyamanan santri, guru, wali santri serta orang-orang yang tinggal di lingkungan pesantren, maka Pondok Pesantren Darunnajah dilengkapi fasilitas sebagai berikut :

1) Fasilitas Ibadah

Masjid Utama sebagai sentral kegiatan para santri, guru, wali santri serta orang-orang yang tinggal di lingkungan pesantren. Masjid Pusaka sebagai cikal bakal masjid utama dan digunakan untuk kegiatan pengajian majlis ta’lim masyarakat sekitar dan tempat pertemuan santri yang berkenaan dengan ibadah.

2) Fasilitas Sekolah

Ruang kelas ; yang terdiri dari ruang kelas Putra sebanyak 32 unit dan ruang kelas Putri sebanyak 45 unit kelas yang semuanya menggunakan pendingin ruangan (AC).

Perpustakaan.

Laboratorium ; yang terdiri dari 2 unit Laboratorium Bahasa (Arab dan Inggris), 3 unit Laboratorium MIPA (Biologi, Fisika, Kimia), dan 3 unit Laboratorium Komputer.

Ruang Audio Visual ; yang dilengkapi dengan LCD proyektor dan ruangan kedap suara.

Ruang BK ; sebagai tempat Bimbingan dan Konseling terhadap berbagai permasalahan santri.

Ruang Career Center ; sebagai tempat para santri ber-konsultasi tentang kesempatan karir dan prospek belajar ke depan.

Ruang kepala sekolah, ruang guru dan ruang tata usaha sekolah.

3) Fasilitas Asrama

Gedung asrama ; yang terdiri dari 6 unit gedung asrama Putra dan 8 unit gedung asrama Putri. Masing-masing gedung terdiri antara 10 – 20 kamar

Kantin ; terletak tersebar di beberapa lokasi pesantren

Ruang makan ; masing-masing asrama terdapat ruang makan dan setiap santri wajib menjaga kebersihan dan ketertiban ruangan tersebut

4) Fasilitas Pendukung
Berbagai fasilitas pendukung antara lain ; ruang pertemuan, Gedung Olah Raga (GOR), dapur umum, Mini Market, koperasi, lapangan olah raga, kolam renang indoor, bank, laundry, Tours & Travel, Production House, tabungan santri serta taman-taman yang tersebar di sekitar lingkungan pesantren.