(Dinukil dari buku KH. Drs. Mahrus Amin: Seribu Pesantren Sejuta Santri)
14 Februari 1940, empat belas februari sembilan belas empat puluh
Riwayat Sang Kiai tertabuh
Cirebon Kota Wali saksi pancaran suluh
Masa ceria, ‘Bahaya Kuning’ negeri Sakura bayangi gaduh
Remaja cita membara di Darussalam, kampung damai asah asih asuh
Amanat Syekh Mahmud Saltut Al Azhar, kobarkan azam hati kian teguh
2 Februrai 1961, dua februari sembilan belas enam satu
Ayunan tangan langkah kaki satu padu
Azam menghujam, Jakarta asa baru kan dituju
Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Islam jadi pacu
Empat puluh empah hari Jama’ah Tabligh sapa penjuru
Asian Games keempat berkahi lahan baru
Bersama Kamaruzzaman teguhkan cetak biru
Beserta Abdul Manaf Mukhayyar rintis Pendidikan Persemaian Guru
1 Agustus 1961, Balai Pendidikan Darunnajah sejarah titik temu
1964, Sembilan belas enam empat
Logo Darunnajah tersurat lagi tercatat
Kombinasi inspirasi Ka’bah persatuan umat
Mihrab bina kader imam dan du’at
Al Qur’an way of life pengundang rahmat
Sepasang tunas simbol didik banin wa banat
Pita Darunnajah beraksara Arab
Mars Darunnajah gema semangat
Aktifis romantis filantropis jiwa Pramuka nan dahsyat
Azam eksistensi instansi hingga kiamat
ana alfatal kasyaf, min waajibii al is’aaf
as’aa bikulli juhdii, likhidmatil ‘ibaad
akhdumu kulla ahlin, bilaa intidzaari muhlin
fakhidmatul authaan, min waajibil insaan
Bangkit Darunnajah, gapai sukses barakah
Tegak dan perkasa, lambungkan langit asa
Membawa cita-cita, sejahtera dunia bahagia alam baka
Menegakkan agama, hidayah paling utama
Menjungjung panji-panji mulia, manusikan manusia, hamba Tuhannya
Setiap saat, jua delapan penjuru tempat
Namamu diingat, jaga harkat martabat
Dengan penuh harapan, menuju kesuksesan
Menyebar pendidikan, jalan utama kemajuan peradaban
Bersumberkan ajaran Islam, mata air keteladanan
Wahai putra putri, santriwan santriwati seantero negeri
Marilah kemari, gali potensi, capai prestasi, raih ridha Ilahi
Menuntut ilmu yang abadi, jangan terpedaya fatamorgana materi
Menjunjung ajaran Ilahi, sumber kebahagiaan hakiki
Mohon pada Allah, agar hidup penuh ghirah
Mengharapkan doa, terampuni segala alpa noda dosa
Semoga karunia, rahmat Allah semesta
Menyertai slamanya, tiada jeda masa
Darunnajah majulah ke muka, cintai bangsa, hormati negara, muliakan agama
1973, Sembilan belas tujuh tiga
Masjid pusaka menyapa warga
Ir. Ery Chayaridipura rancang bangungnya
1982, Sembilan belas delapan dua
Masjid jami’ terwujud nyata
2002, dua ribu dua renovasi luaskan area
Tiga ribu jama’ah leluasa terpa jiwa
Masjid pusaka tetap terjaga
Ibadah ‘Amaliah magnum opus goresan pena
Wariskan kunci suksesnya, sholat jama’ah mesti dijaga
Dua kali masuki Ka’bah rumah muliaNya
Bukti karamah, garis ma’unah turut serta
7 Agustus 2021, tujuh agustus duaribu dua satu
Alam tetiba laksana diam membisu
Aneka rupa bunga di taman sontak layu
Dunia gempar tersebar berita an na’yu
Syahdu deru beribu kalbu
Selaksa doa terkirim tiada jemu
Sang Kiai berpulang ke haribaan Allah Sang Penentu