Darunnajah Kirimkkan Delegasi Dauroh Guru Bahasa Arab Ke-18 di Universitas Ummul Qura Makkah Darunnajah Kirimkkan Delegasi Dauroh Guru Bahasa Arab Ke-18 di Universitas Ummul Qura Makkah

Darunnajah Kirimkan Delegasi Dauroh Pengajar Bahasa Arab Ke-18 di Universitas Ummul Qura Makkah

Pondok Pesantren Darunnajah kembali mengirimkan delegasi untuk mengikuti Dauroh Tadribiyyah I’dād Mu’allimī al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghairi an-Nāṭiqīna Bihā (Pelatihan Intensif Persiapan Guru Bahasa Arab bagi Penutur Non-Arab) yang diselenggarakan Universitas Ummul Qura, Makkah Al-Mukarramah. Program pelatihan gelombang kedua ini berlangsung pada 17 Juli–4 Agustus 2026 dan diikuti oleh 31 dosen serta guru bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi dan pondok pesantren di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Darunnajah Jakarta diwakili oleh Ustadzah Afaf Saifullah Kamalie, M.Pd. Dan dari Darunnajah 2 Cipining Bogor oleh Ustadz Ahmad Abdulloh Khuseini, S.Pd.I., M.Ag. dan Ustadz Sarwito, S.Pd.I, bersama peserta lainnya yang berasal dari Jakarta, Tasikmalaya, Yogyakarta, Ponorogo, Surabaya, Malang, Lampung, Makassar, Lombok, dan berbagai daerah lainnya. Para peserta mengikuti pembinaan intensif yang dipandu langsung oleh para pakar pengajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab, Dr. Badriah Al-Fahmi dan Dr. Anda’ As-Syarif.

Darunnajah Kirimkan Delegasi Dauroh Pengajar Bahasa Arab Ke-18 di Universitas Ummul Qura Makkah


Peserta para pengajar putra yang tergabung dalam dauroh ini adalah Ibnu Habibi, M. Rifqi Rizani, Miftachul Afif Abduh, Muhammad Arif Rosyadi, Iit Triyanto, Mochammad Firdaus, Ahmad Rizki Nugrahawan, Ajat Sudrajat, Ali Ahmad Fauzi, Andi Yusuf, Muhbib Abdul Wahab, Muhammad Ali Bakri, Eka Mahendra Putra, Muh. Husain Kamaruddin, Muh. Zumrah, Mukhlishin, Najamudin, Faiz Nur Afwan, Saparianto, Mohammad Syifa Amin Widigdo, Ahmad Abdulloh Khuseini, dan Sarwito. Adapun peserta putri adalah Kriswanti, Nuraini, Adinda Aisyah Nurussyifa, Irmayani, Sabila Silmy, Siti Choiriyah, Nazmi, Rika Amalia, Fahmiati, dan Afaf Saifullah Kamalie

Darunnajah Kirimkan Delegasi Dauroh Pengajar Bahasa Arab Ke-18 di Universitas Ummul Qura Makkah

Selama pekan pertama perkuliahan, peserta mempelajari metodologi pembelajaran bahasa Arab yang menitikberatkan pada penguasaan empat keterampilan berbahasa (mahārāt al-lughah), yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, serta unsur-unsur bahasa (‘anāṣir al-lughah) yang meliputi fonologi, kosakata, dan struktur kalimat. Materi disampaikan melalui kuliah, diskusi, praktik mengajar (micro teaching), simulasi, hingga evaluasi pembelajaran sehingga dapat langsung diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.

Universitas Ummul Qura menekankan pendekatan pembelajaran yang komunikatif dan aplikatif. Peserta tidak hanya memperdalam teori, tetapi juga dilatih menyusun langkah-langkah pembelajaran yang efektif bagi penutur non-Arab, sehingga pengajaran bahasa Arab tidak berhenti pada penguasaan kaidah, melainkan mampu mendorong kemampuan berkomunikasi secara aktif.

Selain mengikuti rangkaian dauroh, para peserta juga mendapatkan kesempatan melaksanakan ibadah umrah di sela-sela program sebagai bagian dari pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci. Momen ini menjadi pelengkap pembinaan akademik sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman yang diharapkan dapat dibawa pulang ke lembaga masing-masing.

Keikutsertaan Darunnajah dalam program internasional ini menjadi salah satu ikhtiar untuk terus meningkatkan kompetensi guru bahasa Arab, memperluas jejaring akademik dengan lembaga pendidikan dunia Islam, serta menghadirkan pembelajaran bahasa Arab yang semakin profesional, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan pesantren di era global.