Pondok Pesantren dan Universitas Darunnajah menyelenggarakan Dauroh Bahasa Arab untuk Penutur Asing di Universitas Ummul Quro Makkah Al-Mukarromah.
Program yang berlangsung dari 30 Juli hingga 16 Agustus 2025 ini diikuti oleh 41 peserta dari Indonesia.
Peserta program ini terdiri dari para pimpinan pesantren, kyai, dan dosen bahasa Arab dari berbagai daerah di Indonesia.
Mereka akan mengikuti program intensif selama 18 hari di kota suci Makkah.
“Program Dauroh ini adalah bagian dari kerjasama antara Universitas Darunnajah dan Universitas Ummul Quro Makkah Al-Mukarromah,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si.
Menurut Kyai Sofwan, kerjasama ini telah terjalin sejak 2009 dan telah menghasilkan 17 kali penyelenggaraan dauroh di Makkah Al-Mukarromah.
Para peserta akan diajarkan metode pengajaran bahasa Arab oleh para guru besar, profesor, dan ahli terkemuka di bidangnya.
Kyai Sofwan juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini, antara lain Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud, Rektor dan Dekan Universitas Ummul Quro Makkah, serta Syaikh Prof. Dr. Hasan Abdul Hamid Al-Bukhori.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia dan tim yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini.
Dauroh Bahasa Arab ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Arab di setiap lembaga dan pesantren.
Para peserta diharapkan menjadi katalisator dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif bagi ribuan santri di Tanah Air.

