[Celoteh Santri] Rugby Friendly Match

Pada hari ini, Jum’at  tanggal 14 Maret 2008 diadakan pertandingan persahabatan antara tim rugby Darunnajah melawan tim rugby dari Jakarta International School (JIS) yang bertempat di Cilandak. Tim rugby Darunnajah berangkat dari pondok tercinta ini pada pukul 13:00 WIB selepas shalat jum’at .

Pertandingan dimulai dengan penuh semangat oleh tim yang diasuh oleh pelatih David yang berkebangsaan Australia ini.Meskipun ukuran rata-rata pemainnya sangat berbanding terbalik, tim darunnajah tidak gentar menghadapi mereka.           

Play pertama dikuasai oleh tim dari JIS dengan skor 10-0. Pada play pertama tim Darunnajah tidak berhasil mencetak point sedikitpun.Namun pada play kedua, tim Darunnajah berhasil mencetak point oleh Djunaedi, santriwan kelas 4 TMI Darunnajah ,Namun point itu harus dibayar mahal dengan cederanya telinga Vitran, santriwan kelas 4 TMI Darunnajah . Dan pada play yang sama tim JISpun berhasil mencetak point lagi sehingga tim Darunnajah dibuat kelelahan karenanya.Pada play terakhir, tim Darunnajah sudah kehilangan hampir seluruh semangatnya yang dikarenakan banyaknya cedera yang harus diderita oleh seluruh tim.Namun, oleh sang pelatih, David, merekapun dibuat semangat kembali olehnya .Beliau berkata, “Wahai kalian semua,kalau kalian menyerah hari ini, maka kalian akan menyesal untuk pulang. Kenapa?Karena kalian semua belum sempat memukul orang-prang bule itu!” Seketika itu juga, semangat para pemain Darunnajah yang hampir menghilang mulai berangsur-angsur pulih. Dan pada play terakhir, para pemain Darunnajah berhasil menahan serangan pemain JIS meskipun dari kedua tim tidak ada yang mencetak point pada play terakhir ini.           

Dengan skor akhir 15-5, tim Darunnajah harus rela menerima kekalahan mereka dari tim JIS. Meskipun hasil akhirnya tidak sebanding dengan cedera yang diterima, namun mereka mendapat pengalaman yang dapat dibandingkan oleh apapun.