Ziarah Ma’alim Madinah

Rombongan Umrah Dewan Nazir berfoto bersama di depan Masjid Quba

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

MADINAH/dn.com – Sabtu, 24 Rabi’ul Awwal 1435 H/25 Januari 2014 M, Rombongan Umrah Dewan Nazir Darunnajah bersama IKPDN Madinah mengunjungi beberapa ma’alim (marka tanah), peninggalan bersejarah serta tempat wisata di kota al-Madinah al-Munawwarah dan sekitarnya. Berikut ini daftar tempat yang dikunjungi:

1. Masjid Quba’

Rombongan Umrah Dewan Nazir berfoto bersama di depan Masjid Quba
Rombongan Umrah Dewan Nazir berfoto bersama di depan Masjid Quba

Masjid ini terletak 5 kilometer tenggara Masjid Nabawi, masjid ini merupakan masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam setelah berhijrah bersama Muhajirin dari Makkah ke Madinah, dan merupakan salah satu tempat yang disyari’atkan untuk diziarahi di kota Madinah. Adapun keistimewaan masjid ini adalah ibadah salat 2 rakaat dimasjid ini mendapatkan pahala umrah baik salat fardhu maupun salat sunnah.

Masjid Quba ini disebutkan di dalam al-Qur’an sebagai masjid yang didirikan atas dasar takwa:

“Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri” (al-Qur’an, Surat at-taubah ayat 108)

Hadits tentang keutamaan salat di Masjid Quba:

“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah”.(Hadits Riwayat Tirmizi no. 298. dan Ibnu Majah no. 1401)

2. Perkebunan Kurma

Salah satu sudut Perkebunan Kurma
Salah satu sudut Perkebunan Kurma

Perkebunan Kurma yang kami kunjungi terletak di daerah ‘Adil, tidak jauh dari Masjid Quba. Di kota Madinah, terdapat banyak perkebunan kurma terutama di wilayah utara Madinah (dekat dengan Jabal Uhud) dan di wilayah selatan Madinah (dekat dengan Masjid Quba). Di setiap perkebunan kurma, terdapat pula tempat penjualan kurma, selain itu, di tempat yang kami kunjungi terdapat tempat istirahat dan pemilik kebun memberikan kopi dan teh arab bagi para pengunjung.

 

 

 

 

3. Jabal Uhud (Gunung Uhud)

Depan Makam Syuhada Uhud
Depan Makam Syuhada Uhud

Gunung yang terletak 5 kilometer utara Masjid Nabawi ini memiliki tinggi 1 km, panjang 7 km dan lebar antara 1 sampai 3 km, dan merupakan salah satu tempat bersejarah di kota Madinah, dimana pernah terjadi pertempuran Uhud antara kaum Muslimin dengan kaum Musyrikin Quraisy yang berlangsung pada tahun 3 Hijriyah. Disyari’atkan bagi peziarah kota Madinah untuk menziarahi makam Syuhada’ Uhud yang terletak antara Gunung Uhud dan Gunung Rumat (‘Ainain) untuk mendo’akan para syuhada yang syahid dalam pertempuran Uhud. Di Makam Syuhada Uhud ini, terdapat pemakaman bagi 70 sahabat yang syahid pada Pertempuran Uhud antara lain Hamzah bin Abdul Muthalib (Paman Nabi), Mush’ab bin ‘Umair, Hanzhalah bin Abi ‘Amir, Amru bin al-Jamuh dan Abdullah bin Amr bin Haram Radhiyallahu ‘Anhum.

Hadits mengenai keistiemewaan Gunung Uhud:

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Uhud adalah satu gunung yang mencintai kami dan kami juga mencintainya.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

4. Jabal Magnet (Gunung Magnet)

Jabal Magnet
Foto bersama di wilayah Jabal Magnet

Sebenarnya penamaan jabal magnet ini merupakan buatan orang Indonesia, adapun orang Arab sendiri menyebutnya dengan wilayah Manthiqah Baidha’ atau wilayah putih. Terletak 40 km utara Madinah, dan sebenarnya tidak ada satu gunung khusus yang mendapatkan julukan ini melainkan wilayah ini merupakan pegunungan (jibal) yang berwarna hitam kemerahan. Di ujung jalan jabal magnet ini terdapat beberapa pedagang yang menjajakan makanan seperti es krim.

Dalam perjalanan berangkat menuju wilayah manthiqah baidha’ ini, mobil akan terasa berat meskipun sudah di gas dan berkecepatan tinggi, dan sebaliknya, dalam perjalanan pulang dari wilayah tersebut kembali ke kota Madinah, meskipun mobil dimatikan mesinnya mobil dapat berjalan kencang hingga mencapai kecepatan 120 km/jam meskipun jalanan menanjak. Saat ini, jabal magnet dikunjungi berbagai jamaah umrah dan haji dari berbagai negara dan menjadi salah satu tempat wisata di Madinah.

5. Peternakan Unta

Peternakan Unta di Manthiqah Baidha'

Selain Jabal Magnet, di Manthiqah Baidha’ ini juga terdapat peternakan unta. Unta-unta tersebut diternak oleh suku Arab Badui yang bermukim di wilayah gurun pasir. Di Peternakan unta ini, para pengunjung dapat membeli susu unta yang dijual seharga 5 Riyal per botol kecil, yang mana susu tersebut langsung diperas dari unta yang ada di peternakan.

 

 

 

 

 

Selain kelima tempat tersebut, bus juga melewati beberapa tempat-tempat lainnya seperti Masjid Jum’at (Tempat pertama kali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan para Muhajirin Radhiyallahu ‘Anhum menunaikan salat jum’at), Stasiun Kereta Api Madinah Peninggalan Kekhalifahan Utsmaniyyah, Kantor Gubernur Madinah, Kantor Walikota Madinah, Jabal Tsaur (Batas paling utara tanah suci Madinah), Suq Haraj (Pasar barang bekas), Masjid Qiblatain dan Sab’u Masajid (Tempat Pertempuran Khandaq). (Imam KA)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Selfie dan Wefie sebagai Media Dakwah dengan Lensa

Di zaman milenial sekarang ini, salah satu trend yang paling berkembang adalah foto selfie. Tidak dipungkiri, semua orang yang ada di dunia pasti pernah mengambil