Ahad, 18 April 2010 Lima – kosong itulah skor nilai yang diperoleh Team Futsal SD Islam Darunnajah Jakarta pada final Regional Lomba Futsal Anak Marimas (LFAM) se-Jabodetabek di Tangerang. Merupakan kebanggaan yang luar biasa bagi team futsal karena setelah juara 1 LFAM Area di Kedoya – Jakarta Barat, kini mereka mampu menunjukkan prestasi yang gemilang yaitu menjadi juara 1 di tingkat regional. Dimana pada tingkat Final regional diikuti oleh team yang memenangkan LFAM tingkat area dari enam wilayah yaitu Jakarta Timur, Jakarta Barat, Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang.
Team futsal yang memenangkan tingkat area berarti bukan team yang biasa namun luar biasa karena masing – masing mereka melewati 64 team dari setiap areanya, namun berkat kegigihan dan usaha yang dilakukan oleh team futsal SD Islam darunnajah yang diikuti oleh Dafa sebagai kapten team sekaligus back kiri atau pemain belakang, Fahri sebagai back kanan , Fany sebagai penyerang kanan, Yazid sebagai penyerang kiri, Azmi penyerang kiri (cadangan), Rafly back kanan (cadangan), Furqon dan ichan serta Akbariansyah dan Nugraha sebagai kiper (penjaga gawang) yang saat ini mereka duduk di kelas 5 SD Islam Darunnajah mampu menjadi yang terbaik diantara yang baik.
Usaha yang dilakukan oleh team futsal yang terus menerus di laksanakan setiap hari senin, kamis dan sabtu membawa hasil, adapun pelatih yang tak pernah bosan melatih mereka yaitu Bang Rosyid tersenyum penuh gembira, tak kalah senyum, pak Abu pun dapat dengan lega menghirup udara Tangerang karena tiket ke final tingkat nasional sudah di tangan, insyaAllah akan di laksanakan di Yogyakarta, 23 Mei 2010.
Kalimat yang tak pernah kami lupa yaitu, usaha tanpa doa itu sombong, doa tanpa usaha itu kosong, maka berusaha dan berdoa, itulah motto yang kami pegang. Kembali kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Pesantren, Pembina SD, Guru – guru, wali murid serta siswa – siswi SD Islam Darunnajah yang terus memberikan dukungan dan doa… maju terus team futsal SD Islam Darunnajah untuk menjadi juara tingkat nasional di Yogyakarta. (Abunazar Alim/admin)