SIAP MEMIMPIN DAN SIAP DIPIMPIN (Part 2)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Rotasi kepengurusan santri yang dilaksanakan pascasemester pertama dimulai dengan pemilihan para formatur dari setiap organisasi santri dan siswa di bawah biro pengasuhan.  Dari ke-10 organisasi yang ada, rotasi kepengurusan ini dilakukan mengingat santri kelas 6 TMI sudah saatnya mempersiapkan kegiatan akhir di pesantren. Maka, sudah saatnya pula roda kepengurusan dilimpahkan kepada adik-adik kelas yang duduk di kelas 5 dan 4 TMI.

Kegiatan pemilihan formatur untuk santri asrama dilakukan pada malam hari di lokasi masing-masing (putra-putri) dan untuk siswa-siswi nonasrama didijadwalkan menggunakan jam-jam akhir sekolah di kampus 2. kegiatan ini dilakukan melibatkan seluruh santri, siswa-siswi, dan dewan guru sebagai pembimbing.

Terdapat 3 hingga 4 kandidat ketua dalam pemilihan formatur. Beberapa organisasi, ketua dan wakil keduanya dijabat oleh kelas 5 TMI, sedangkan untuk ketua koordinator dan wakilnya dijabat oleh kelas 5 dan 4 TMI.

Dalam kampanyenya hingga menjelang pemilihan dimulai, agar menambah keyakinan pemilih, para formatur diberi kesempatan untuk mengungkapkan visi dan misinya terkait dengan orientasi kepemimpinannnya bila terpilih menjadi ketua. Bahkan dialog terbuka untuk mengorek lebih dalam tentang kesiapan para formatur menjadi acara menarik dan representatif.

Usai pemilihan para formatur, panitia pergantian pengurus mengagendakan lanjutan yang berupa laporan umum pertanggungjawaban. Pada sesi ini, para pengurus sesuai jabatannya masing-masing membacakan program kerja selama 1 tahun masa kerjanya di depan anggota organisasi dan dewan pembimbing. Beberapa program kerja yang tidak berjalan, diikuti dengan penjelasan atau alasannya.

Bagi anggota yang merasa tidak sependapat dengan alasan yang diungkapkan, berhak melakukan interupsi atau meminta penjelasan lebih lanjut. Dari pihak pembimbing juga sesekali mengkonfirmasi dan meminta pertanggungjawaban dari program kerja yang dibacakan.

Point-point penting yang dibaca oleh setiap bagian antara lain adalah formasi bagian, program kerja, prestasi, keuangan, daftar inventaris, dan kejadian-kejadian penting selama mereka menjabat. Bila laporan dianggap baik dan faktual, maka laporan akan diterima oleh biro pengasuhan, dan jika ada beberapa yang perlu dibenahi, maka harus diperbaiki terlebih dahulu. Setelah laporan diterima, wajah-wajah mereka akan tampak gembira menandakan mereka telah berhasil melaksanakan amanah suci tersebut dengan baik.

Sebagai agenda terpenting dari kegiatan ini adalah pelantikan pengurus baru. Karena banyaknya organisasi, maka pelantikan dilakukan sebanyak 4 kali diawali oleh pengurus Organisasi Santri Darunnajah (OSDC) dan koordinator putri pada hari Senin, 11 Januari. Kepengurusan ini  dikomandani oleh Gita Marsela dan Lutfia Tanti untuk OSDC serta Anityas Kusama Wardhani dan Hayu Susanti untuk koordinator kepramukaan.

Senin malam, giliran Organisasi Tahfizhul Al-qur’an (OSTAQ) putra melantik para pengurusnya yang dilakukan oleh kepala lembaga, Ustadz Asmari Ichsan Al-Hafizh yang didampingi para pembimbing. Sebagai ketua OSTAQ periode 2010-2011 adalah Andi Rahman da Syarif Hidayatullah.

Pada hari Selasanya (12/1/10) giliran pengurus putra yang diambil sumpah oleh pimpinan pesantren untuk menerima amanah kepemimpinan. Kepengurusan ini dipimpin oleh Khaidir Ali dan Muhammad Kurniawan Al-Basyir Tamar untuk OSDC serta Agung Saktiana dan Ilham Syahputra untuk koordinator pramuka.

Melanjut pengambilan sumpah terakhir adalah dari pengurus Organisasi Siswa dan Siswi Darunnajah Cipining (OSADC & OSIDC) dan koordinatornya pada hari Rabu, 13 Januari. Adapun para ketua dari ke-4 organisasi ini adalah, Muhammad Jaelani Dahlan dan Syafiq Wafa (OSADC), Robbi Kurniawan dan Ariansyah (Koordinator), Baedah binti Satibi dan Neng Putri Asih (OSIDC), serta Badriah binti Basri dan Fitria Wulan Nasroh (Koordinator).

Setelah pelantikan selesai, kini yang tengah dilakukan para pengurus baru adalah membuat program kerja yang akan dilakukan selama setahun dalam raker. Semoga, kegiatan ini dapat selesai sesuai jadwal dan menghasilkan program kerja sesuai dengan yang diharapkan. Selamat bekerja pengurus baru, BRAVO…..

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Kegiatan Fathu Kutub Santri Akhir Putri

Cidokom Post – Sejak Sabtu (24/10) Pondok Pesantren Anur Darunnajah 8 mengadakan kegiatan tahunan Fathu Kutub untuk santri akhir TMI. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula