www.cidokom.darunnajah.com (29/01/2018) – Siap Memimpin Dengan Mengemban Amanah Sebagai OSANDN

Suatu Amanah

siap dipimpin dan siap memimpin

Jajaran guru ketika Pelantikan OSANDN masa bhakti 2018-2019

Amanah adalah lawan dari khianat. Amanah terjadi di atas ketaatan, ibadah, al-wadî’ah (titipan), dan ats-tsiqah (kepercayaan). Dengan demikian, sikap amanah dapat berlangsung dalam lapangan yang sangat luas. Oleh karena itu, sikap amanah merupakan sesuatu yang dipercayakan untuk dijaga, dilindungi, dan dilaksanakan.

Waktu Yang Panjang Untuk Menjadi Santri

Santri, siap dipimpin dan siap memimpin

Santri, siap dipimpin dan siap memimpin

Perlu waktu enam tahun (minimal) untuk menempuh perjalanan hidup menjadi santri, dengan sistem Tarbiyatul Mu’allimin Wa Al-Mu’allimat Al-Islamiyyah (TMI). Dari tahun pertama, hingga tahun keempat tinggal di Pondok Pesantren, para santri terlebih dahulu dipimpin oleh Organisasi Santri Annur Darunnajah 8 (OSANDN).

Dapat juga kita katakan, bahwa santri kelas satu TMI hingga kelas empat TMI merupakan santri junior yang masih dididik, dibina, dan diatur oleh OSANDN yang merupakan organisasi sebagai wadah penegakkan disiplin.

Sedangkan anggota OSANDN, merupakan para santri senior yang duduk dibangku kelas lima TMI dengan masa jabatan untuk diberi kepercayaan selama satu tahun kedepan untuk mengemban amanah sebagai pelopor kedisiplinan. Mereka dipilih menjadi OSANDN agar dapat “belajar memimpin” kepada adik-adik kelasnya.

Pelantikan OSANDN Masa Bhakti 2018-2019

siap dipimpin dan siap memimpin

Pengurus OSANDN baru (Masa Bhakti 2018-2019)

Hari Minggu (28/01/2018) kemarin, merupakan pelantikan pengurus OSANDN santri putra untuk masa bhakti 2018-2019. Dilantik oleh Bapak Pimpinan dengan disaksikan oleh seluruh guru putra dan seluruh santri putra TMI, maka telah dimulai sudah perjalanan mereka sebagai OSANDN baru, dengan semangat baru dan ambisi yang baru.

Dan untuk OSANDN periode sebelumnya (masa bhakti 2017-2018) yang sekarang ini duduk dikelas enam TMI (santri akhir TMI) dilepas sudah dari kepercayaan mereka dalam OSANDN setelah menyelesaikan tugasnya selama satu tahun.

OSANDN baru dan lama berpose dengan ketua Staff Pengasuhan Santri

Jajaran OSANDN masa bhakti 2017-2018

Jadi, seperti peribahasa “Patah tumbuh hilang berganti”, OSANDN atau organisasi di Pondok Pesantren memiliki slogan :

  1. Hilang yang satu muncullah yang lain
  2. Pemimpin yang telah mundur telah ada orang yang menggantikannya

Dipimpin Oleh Seorang Ketua

Amanah

Ketua OSANDN baru dan lama berpose dengan ketua Staff Pengasuhan Santri

Dipilih pula ketua OSANDN dengan musyawarah, sehingga OSANDN tersebut memiliki kepala atau pemimpin dalam mengemban amanah dan tugas-tugasnya. OSANDN juga memiliki bagian-bagian yang menunjang program kerja mereka yang akan dijalankan pada periode mereka. Dari sinilah peran seorang ketua yang dibantu oleh wakil ketua untuk menjadi seorang leader atau pemimpin guna menjalankan roda disiplin kepada para santri.

Semoga, dengan pelantikan tersebut, OSANDN periode saat ini dapat mengemban amanah sebaik-baiknya. Amiin.

Siap Dipimpin dan Siap Memimpin

Baca juga : Belajar Memimpin Melalui ketua Kelas

Foto-foto : Annurgraphy

Ditulis oleh : Rifida Muchtar Arastio