
Ketika Hirosima dan Nagasaki di bom oleh sekutu jepang luluh lantak, ribuan nyawa terbunuh, dari anak balita hingga lansia, namun yang pemimpim jepang cari pada saat itu bukan seorang profesor, ilmuan ataupun insinyur namun yang di cari ialah seorang guru.
Mengapa seorang guru?
Kita tahu semua bentuk profesi yang ada sekarang, yang di bangga-bangga kan, di elu-elukan, semua berawal dari belajar di bangku sekolah, dan siapa yang mengajari mereka, tiada lain dan tiada bukan ialah seorang Guru. Maka dari itu seorang guru sangatlah berharga dan mulia di banding profesi lainnya.
Bila kita lihat artis yang di bayar begitu mahalnya namun menyebabkan akhlak manusia menjadi buruk, coba lihat mereka para guru di bayar murah untuk membentuk karakteristik manusia kepada ahklak yang baik, namun mereka ikhlas menjalaninya.
Jika kita lihat penomena yang terjadi akhir-akhir ini. Seorang guru seakan tak ada harganya di mata para siswa jaman sekarang, mereka tak tahu bagaimana rasa lelah yang di derita seorang guru, mereka tidak tahu betapa pedihnya hati yang di lecehkan muridnya.
Marilah sama-sama kita hargai pengorbanan seorang guru kita yang telah berkorban selama ini untuk memperjuang kesuksesan kita.
Guru jasamu tak pernah lekang oleh waktu.
Terima kasih Guruku…
(Wardan/moz_art)