Hampir satu tahun sudah santriwati Angkatan 50, Pinnacle Generation, menjabat sebagai pengurus OSDN. Berbagai pengalaman, tantangan, dan pembelajaran telah mereka lalui selama mengemban amanah tersebut. Suka dan duka, canda dan tawa, selalu menyertai hari-hari mereka sebagai santriwati sekaligus pengurus.
Sebagai bagian dari Organisasi Santri Darunnajah, para santriwati memiliki tanggung jawab dalam membantu menjaga ketertiban, keamanan, dan kedisiplinan di pondok. Namun, tanggung jawab tersebut tidak membuat mereka melupakan kewajiban sebagai santriwati. Keduanya tetap berjalan berdampingan, mulai dari mengikuti kegiatan belajar di kelas hingga menjalani berbagai rutinitas pesantren. Di tengah padatnya kegiatan, mereka dituntut untuk mampu membagi waktu dengan bijak dan menjalankan setiap tugas dengan sebaik-baiknya.
Tentunya, menjalankan amanah sebagai pengurus organisasi tidak selalu mudah, terlebih ketika tanggung jawab yang diemban mencakup seluruh santri, bukan hanya segelintir orang. Beragam karakter santriwati, perbedaan pendapat dengan teman sendiri, serta padatnya kegiatan yang terus berganti, termasuk kegiatan mendadak, menjadi tantangan yang harus dihadapi dalam menjalankan tugas. Dalam situasi ini, mereka dilatih untuk lebih sabar, dituntut untuk lebih bijak, tetap tegas, serta mempertimbangkan berbagai hal sebelum mengambil keputusan.
Berbagai tantangan yang dihadapi selama menjadi pengurus merupakan bagian dari proses pembelajaran bagi mereka. Dari pengalaman tersebut, para guru juga pimpinan pun berharap agar mereka dapat mengambil pembelajaran sebanyak-banyaknya dan menjadi bekal untuk masa depan.
Dalam organisasi ini, mereka dilatih untuk berani memimpin, memperkuat mental dalam menghadapi berbagai tantangan, juga menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai yang menjadi akar dari jiwa Pondok Pesantren Darunnajah, yaitu keikhlasan, kemandirian, kesederhanaan,ukhuwah islamiyah, dan kebebasan. Karena hal-hal tersebut hanya didapatkan melalui sebuah praktik sehari-hari, bukan hanya sebatas teori.
Bagi mereka, organisasi ini memberikan pengalaman yang berharga yang mungkin sulit dapatkan di tempat lain. Suka dan duka melengkapi hari-hari mereka. Ada rasa bangga yang meyelimuti ketika seuatu berjalan dengan lancar, sementara ada rasa kecewa yang hadir ketika sesuatu tidak berjalan sesuai dengan harapan. Seluruh proses tersebut turut membentuk pribadi yang lebih dewasa.

Masa kepengurusan mereka mungkin akan berakhir, namun pengalaman dan pelajaran yang diperoleh selama mengemban amanah akan selalu menjadi bagian dari perjalanan mereka. Nilai-nilai yang dipelajari diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun nantinya mereka sudah tak menjabat sebagai pengurus OSDN.
Semoga tongkat kepemimpinan ini terus berlanjut ke tangan generasi berikutnya, yang mampu meneruskan hal-hal baik yang telah dibangun dan membawa OSDN menjadi lebih baik lagi.
Ditulis Oleh: Kireina Azra (6 TMI)
