JAKARTA – Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta telah menggelar Rapat Manajemen Pesantren ke-16 pada 28-30 April 2025 yang dihadiri oleh 74 tokoh dari Darunnajah pusat dan cabang. Forum strategis ini telah mengevaluasi kinerja, merumuskan program kerja, dan memperkuat sinergi antar departemen guna memastikan kualitas pendidikan dan pengelolaan pesantren yang optimal. “Rapat Manajemen Pesantren merupakan forum penting untuk mengevaluasi capaian dan merumuskan langkah ke depan,” ungkap KH. Dr. Sofwan Manaf, M.Si., selaku pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah.
Agenda pembahasan strategis untuk setiap departemen dibahas secara komprehensif. Departemen TMI membahas evaluasi program karya tulis dan penulisan buku pelajaran; Pengasuhan Santri fokus pada revitalisasi TMI dan program ekstrakurikuler; Administrasi dan Keuangan mengevaluasi Program Audit Akbar dan kode etik keuangan; Departemen SDM mengkaji program pelatihan guru dan program khidmah; sementara Departemen Humas mengevaluasi program safari dakwah dan kerjasama antar lembaga.
Rapat berlangsung intensif selama tiga hari dengan pembagian waktu yang terstruktur. Hari pertama dimulai dengan pembukaan di Aula Al-Ghazali, dilanjutkan sidang pleno dan sidang komisi di lokasi masing-masing. Hari kedua diisi dengan sidang pleno pembahasan hasil setiap komisi, sementara hari ketiga diakhiri dengan sidang paripurna dan pembacaan keputusan final. Pembukaan dimulai pukul 07.00 WIB pada Senin, 28 April 2025.
KH. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs. menekankan bahwa rapat ini memiliki makna khusus sebagai ajang regenerasi kepemimpinan. “Kami ingin memastikan adanya transfer pengetahuan dari generasi senior kepada generasi yang lebih muda untuk keberlanjutan pesantren,” jelasnya. KH. Busthomi Ibrohim, Ph.D. menambahkan pentingnya keterlibatan perwakilan dari seluruh cabang Darunnajah yang kini telah mencapai 23 cabang.
Rapat Manajemen ke-16 merupakan kelanjutan dari tradisi yang telah dimulai sejak 1990.
Setelah Rapat Manajemen Pesantren Darunnajah ke-16 ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang akan memperkuat lembaga.







