Pondok Pesantren Darunnajah terus memperluas jangkauan pendidikan Islamnya melalui penguatan sinergi antar cabang. Dengan jumlah cabang yang kini mencapai lebih dari 23 lokasi di berbagai wilayah, Darunnajah konsisten mempertahankan kualitas pendidikan dan standar pengelolaan lembaga yang tinggi di seluruh cabangnya. Ekspansi Pesantren Darunnajah berjalan dengan baik. Hingga saat ini Darunnajah memiliki cabang yang tersebar di berbagai wilayah dengan total santri mencapai ribuan santri.
Salah satu inisiatif strategis yang dijalankan oleh Pondok Pesantren Darunnajah adalah Program Kemitraan SD Darunnajah. Program ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan standarisasi pendidikan dasar di seluruh cabang Darunnajah. “Program Kemitraan SD Darunnajah merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa seluruh SD Darunnajah, baik di pusat maupun cabang, memiliki standar pendidikan yang sama,” jelas Eny Anggreni, M.Pd., Ketua Komisi Pendidikan Dasar dan Pra Sekolah Darunnajah.

Mentoring dan Evaluasi Berkelanjutan
Program ini mencakup beberapa aspek penting, di antaranya: Standarisasi kurikulum pendidikan dasar, peningkatan kompetensi guru SD, pengembangan sarana dan prasarana pendukung, sistem evaluasi belajar yang terintegrasi, mentoring dan Evaluasi Berkelanjutan Untuk memastikan implementasi program kemitraan berjalan optimal, Pondok Pesantren Darunnajah menerapkan sistem mentoring dan evaluasi berkelanjutan untuk TK dan SD Darunnajah di seluruh cabang.
“Kami menugaskan tim khusus yang terdiri dari pendidik berpengalaman untuk melakukan mentoring dan evaluasi secara berkala. Hal ini untuk memastikan bahwa standar pendidikan yang ditetapkan dijalankan dengan baik,” kata Atun Zihdil Amiq, S.Psi., M.Pd., anggota Komisi Pendidikan Dasar dan Pra Sekolah. Tim mentoring secara rutin mengunjungi setiap cabang untuk memberikan pendampingan, pelatihan, dan evaluasi terhadap proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Hasil evaluasi kemudian dijadikan dasar untuk perbaikan dan pengembangan program pendidikan di masa mendatang.

Pembentukan Lembaga Penjamin Mutu
Lembaga ini bertugas untuk memastikan kualitas pendidikan di seluruh jenjang pendidikan dasar Darunnajah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. “Lembaga Penjamin Mutu memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi dan kualitas pendidikan di seluruh cabang Darunnajah. Lembaga ini juga bertugas untuk memberikan rekomendasi pengembangan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan,” ungkap Hari Wijaya, M.S., dari Darunnajah 2. Lembaga Penjamin Mutu ini akan bekerja sama dengan Departemen Tarbiyatul Muallimin/at Al-Islamiyah dan Departemen Pengasuhan Santri untuk memastikan adanya keselarasan dalam pendidikan dan pengasuhan santri dari jenjang dasar hingga menengah.
Peningkatan Partisipasi Guru Cabang
Upaya penguatan sinergi antar cabang juga dilakukan melalui peningkatan partisipasi guru dari berbagai cabang dalam kegiatan-kegiatan bersama, termasuk dalam Rapat Manajemen Pesantren Darunnajah yang akan digelar pada 28-30 April 2025. “Dari total 74 peserta Rapat Manajemen Pesantren Darunnajah, sekitar 40% merupakan perwakilan dari berbagai cabang. Ini menunjukkan komitmen kami untuk melibatkan seluruh cabang dalam perencanaan dan pengembangan Pondok Pesantren Darunnajah secara keseluruhan,” kata Lili M Darli, M.A., dari Departemen Hubungan Masyarakat.
Ke depannya, Pondok Pesantren Darunnajah berencana untuk semakin memperkuat konsolidasi antar cabang melalui berbagai program bersama, termasuk pelatihan guru, pertukaran santri, dan kegiatan akademik terpadu. “Kami optimis bahwa dengan sinergi yang kuat antar cabang, Pondok Pesantren Darunnajah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar dalam pendidikan Islam di Indonesia,” tutup KH. Aunurrofiq, M.M., salah satu pimpinan Pesantren Darunnajah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pondok Pesantren Darunnajah dan cabang-cabangnya, masyarakat dapat mengunjungi website resmi www.darunnajah.com.





