Perkembangan sebuah lembaga bisa dilihat dari perkembangan organisasi yang mengelolanya. Tak terkecuali pesantren modern seperti Annur Cidokom dengan Organisasi Santri Annur Darunnajah 8 (OSANDN)-nya.

Dalam perkembangannya, ternyata OSANDN generasi awal terbentuk pada tahun ajaran 2010-2011. Itupun masih dalam bentuk Organisasi Annur yang serba ‘darurat’. Dari mulai penunjukkannya yang tidak memakai proses pemilihan, melainkan ditunjuk langsung. Maupun dari jumlah SDMnya yang sangat sedikit, berjumlah 5 orang saja. Maklumlah, santrinya pun baru berjumlah 30-an. Pekerjaan yang perlu dilakukan pun belum sekomplek seperti hari ini maka hanya ada ketua, bendahara dan bagian keamanan.

Seiring dengan perkembangan Pesantren Annur yang lumayan pesat, maka OSANDN pun tumbuh sesuai kebutuhan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan OSANDN periode 2013 ini yang dihuni oleh santri berjumlah total 42 orang.

Bagian-bagian yang ada pun bertambah secara signifikan. Yang pada periode awal hanya ada bagian keamanan saja, maka periode ini bagian OSANDN yang ada berjumlah belasan. Beberapa bagian tersebut seperti
Bagian Keamanan yang bertanggung jawab terhadap penegakan disiplin yang ada di Pondok
Bagian Pengajaran & ta’mir yang mengelola pelajaran sore dan ibadah santri,
Bagian Bahasa, Bagian Koperasi yang menangani kantin dan koperasi pelajar,
Bagian Dapur yang mengelola manajemen makan dan distribusi lauk pauk santri,
Bagian Penerangan yang mengelola distrubusi informasi
Bagian Bagian Perpustakaan yang mengatur perpustakaan pondok
Bagian Bersih Lingkungan yang bertanggung jawab thdp kebersihan lingkungan pondok dan taman,
Bagian Diesel yang mengelola aspek kelistrikan dan air,
Bagian Laundry yang mengatur laundry santri

Posted from WordPress for BlackBerry.