Terlihat antusiasme para Mahasiswi Kampus UNIDA (University Of Darussalam) studi bahasa sebanyak 36 Mahasiswi mendengarkan nasehat juga motivasi oleh Pimpinan Pesantren Annur Darunnajah 8 berkaitan dengan Pendidikan yang ada dipesantren, terutama mengenai system Pendidikan serta pembelajaran bahasa yang digunakan oleh Pesantren Annur Darunnjah 8.

Maksud kedatangan mereka sendiri tidak lain yaitu sillahturahmi sekaligus mencoba untuk terus menggali ilmu di Pesantren Alumni Gontor. Dalam rangka kegiatan Pengayaan Lapangan di beberapa pesantren di Indonesia salah satunya Pesantren Annur  Darunnajah 8, hal ini tidak lain karena Pesantren Darunnajah 8 salah satu dari cabang Darunnajah  yang mengalami perkembangan yang cukup singkat, terhitung 1000 santri terdaftar dalam absensi pesantren. Keberkahan dan keikhlasan Guru dalam mengajar dan santri ketika diajar adalah kunci utamanya.

serta motivasi dari Pimpinan Pesantren Darunnajah 8. “Dulu awal masuk saya kesini, tahun 2009 santrinya masih 3 orang, dan alhamdulillah ditahun 2019 santrinya sudah 1045 orang.” Ujar Ust. Dedi (Pengasuh Pesantren Darunnajah 8). Dalam setiap perjalan yang dialami Darunnajah 8 banyak sekali tantangannya. Tetapi pesantren jangan sampai meniggalkan prinsip yang menjadi syiar pesantren.

Banyak sekali nasehat serta motivasi yang disampaikan, sampai pada sesi tanya jawab dibuka. Ada santriwati yang bertanya : ” Ustadz apa keunggulan Pesantren Darunnajah 8 dari Pesantren Darunnajah cabang yang lainnya ?”

Beliau menjawab : ”Tidak ada yang lebih unggul dari Darunnajah 8 dengan cabang yang lainnya, kecuali penanam nilai Pendidikan yang tumbuh pada jiwa guru dan santri itu, Ketika kita jangan hanya berhenti diluarnya saja, dikulitnya saja, tetapi harus sampai kedalamnya, kepada intinya. Bukan hanya JOB SKILL tetapi lebih dari itu yaitu MENTAL SKILL, SOFT SKILL yaitu kemampuan mengolah hati dan pikiran. “