IMG-20160109-WA0012

“Kepesantren apa yang kamu cari ?”. Pertanyaan yang sangat sederhana sekali, namun harus diketahui oleh seluruh Santri. Pertanyaan yang tidak asing ditelinga Santri dilingkungan Pesantren dan semestinya ditulis dan diabadikan oleh Santri dalam Asrama atau Lemari. Karena ini, sebagai pengingat untuk Santri agar selalu dalam tujuan dan maksud, “kenapa kamu masuk Pesantren?”

Pertanyaan yang sangat mendidik ini mempunyai makna yang mendalam. Sebuah keharusan bagi guru pesantren agar selalu memberikan arahan atau petuah untuk Santri. Agar mereka selalu bersemangat dan tangguh dalam menyelesaikan permasalahan dan pelajaran di Pesantren.

Tujuan pertanyaan diatas adalah menjadikan Santri selalu ingat dengan sebuah cita-cita yang telah diungkapkan pada hari pertama santri masuk Pesantren. Banyak hal yang hendak dicapai oleh mereka, namun terkadang banyak Santri yang lalai. “saya ingin jadi guru, saya ingin jadi ustad, saya ingin jadi ulama, saya ingin polisi, saya ingin jadi Pilot bahkan saya ingin jadi dokter dan lain-lain nya”. Maka dari itu, sangatlah mendidik jika pertanyaan diatas menjadi bahan penyemangat dan pengingat bagi Santri.

Begitulah cara pesantren mendidik. Mendidik dimulai dengan hal yang sederhana. Hal yang biasa-biasa saja, namun akan berdampak luar biasa. Santri akan mencapai cita-cita yang telah mereka canangkan, minimal mencapai harapan dari orangtua yaitu menjadi anak yang sholeh yang mendo’akan kedua orangtua. Karena setiap orangtua tidak mengharapkan banyak materi dari anak, melainkan hanya do’a dari Santri yang sholeh.