Hindari sikap sombong
Menu

Hindari sikap sombong

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

IMG_20150407_052325
Sikap sombong mudah dilihat dan orang yang sombong gampang dikenal ditengah masyarakat.semua orang mengetahuinya.tapi hanya satu orang yang tidak mengetahui dirinya terjangkit penyakit sombong.yaitu orang memiliki sifat sombong itu sendiri.

Ibnu at thoilah mengatakan dalam kitab al hikam.”orang yang sombong adalah orang yang terdetik dalam hatinya merasa tidak sombong”kesombongan yang tersembunyi.kesembongan yang ada dibalik tabir diri.kesombongan yang terhijab oleh hati inilah kesombongan yang berbahaya.

Orang yang sombong selalu membangun dinding pemisah yang menjauhkan jarak antara dirinya dengan masyarakatnya.dia merasa bahwa jatinya yang suci bersih.hingga merasa bahwa masyarakat hanya akan membuat dirinya memiliki noda dan dosa.dia menghindarkan diri dari pergaulan yang baik.nasehat yang tulus maupun cinta yang suci.Rosulullah memberi gambaran tentang orang yang terjangkit penyakit sombong ini “Orang yang sombong adalah orang yang mengingkari kebenaran dan merendahkan orang lain”

Jadi orang yang sombong adalah orang yang memang tidak suka menerima sebuah kebenaran dan hobby untuk menghina dan merendahkan orang lain.

Sungguh kita patut berhati-hati terhadap penyakit yang memang senang berdekatan dengan orang-orang yang dianugrahi kelebihan.baik dalam fisik.harta maupun kecerdasan.karena terkadang orang yang tampan merendahkan orang yang tidak dianugrahi ketampanan.yang cantikpun relatif bersikap serupa.yang pintar sangat tergoda untuk merendahkan yang bodoh.dan yang kaya rentan sekali bergaya hidup mewah untuk menunjukkan eksitensi kepada orang-orang yang tidak memiliki kemampuan finansial seperti dirinya.

Kesombongan pula yang mampu menjadikan seseorang menghuni neraka.
meskipun hanya sebiji jarahpun kesombongan didalam hati mengakibatkan seseorang dilemparkan ke neraka.Allah tidak menyukai orang-orang yang bersikap sombong”Dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan angkuh”(QS.Al-Luqman : 18)

Maka berendah hatilah. Dr. Abdul Karim Bakkar berkata “sikap rendah hati merupakan nilai yang luhur.ia adalah ungkapan yang mendalam dari sebuah kemuliaan yang hakiki.ia pun tidak membebani perasaan maupun perbuatan.Orang yang rendah hati selalu tampil lebih rendah dari yang sebenarnya. Karenanya dia mudah mendapat kehormatan dimata masyarakat pada saat mereka menyaksikan mutiara-mutiara yang selama tersembunyi dalam dirinya. Namun sebaliknya orang yang sombong selalu menempatkan dirinya dalam ujian abadi.dia menjadi orang yang rentan tuduhan.dia.terus-menerus.mnununtut dirinya agar tampil sempurna sebagaimana dikenal sebelumnya. Padahal sama sekali kesempurnaan tidak akan pernah terjadi”.

Kesombongan akan melahirkan kegelisahan. Baik bagi pemiliknya maupun bagi masyarakat.itu terlihat dikehidupan sekitar kita.dimana banyak orang yang saling merendahkan dan cenderung menolak kebenaran yang disampaikan orang lain dan merasa bahwa kehidupan yang dijalaninya.adalah kehidupan yang sudah amat benar dan baik.

Orang yang sombong itu laksana sedang mendaki gunung yang tinggi dan orang-orang yang berada dibawah nampak rendah dan kecil dimatanya.begitupun sebaliknya orang melihatnya dari bawah melihatnya begitu kecil diatas gunung.

Sebuah kisah. Seorang pejabat tinggi di Inggris seorang anggota parlemen.dia selalu menang dipemilihan umum dilondon.setelah menjadi pemenang dalam pemilihan.dia berubah menjadi seorang yang sombong.karena jabatan yang tinggi membuatnya merasa sangat hebat.

Suatu hari sang anggota parlemen ini mengajak keluarga jalan-jalan ke London.karena dia pejabat parlemen yang berasal dari liar London.dengan angkuhnya dia melihat segala keindahan.dan sejarah kota London kemudian menjelaskan kepada keluarganya.

Setelah itu sampailah mereka di”West Minster Abbey”dimana didalamnya.tersimpan lukisan-lukisan keagamaan milik kerajaan.tempat ini pula yang menjadi tempat pangeran charles dan putri diana menikah serta pengeran william dan kate middelton.

Setelah sampai anaknya yang berusia 8 tahun terpesona mengagumi keindahan seluruh lukisan yang ada sdidalamnya.sang anak melihatnya dengan bangga.Kemudian sang ayah bertanya “Apa yang kamu fikirkan wahai anakku ?” sang anakpun menjawab “Ayah aku srdang berfikir.kalau dirumah kita.Ayah nampak besar.tapi ditempat ini.Ayah tampak sangat kecil”.

Terhenyaklah sang ayah atas pernyataan dari anaknya yang masih belia.menyadari akan kesombongan yang selama ini menghiasi kehidupannya.

Hendaklah kita berendah hati.orang yang rendah hati itu laksana tanah yang datar.sebagaimana langit yang tidak memiliki puncak maupun dasar.
“Bersikap rendah hati,maka anda akan tampak laksana purnama.ia bersinar dipermukaan air,Padahal ia tinggi diatas sana.Jangan menjadi seperti asap yang membumbung tinggi mengambang dilapisan udara.Padahal ia rendah dibawah sana.

Semoga Allah menghimpun kita sebagai orang yang berendah hati.Aamiin(Isqo)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Tiga Tanda Kebahagian Seorang Muslim

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali dia sedang mencari dan mengharapkan suatu kebahagian, yaitu: “Kebahagiaan di dunia yang fana dan terlebih lagi kebahagian