Gedung Nusantara Terbakar

Saat jamaah qiyamul lail khusyu mendengarkan lantunan ayat-ayat suci al qur'an yang dibacakan sang imam, tiba-tiba suara gaduh memecah kesunyian dan membuyarkan kekhusyuan sebagian jamaah, para santri dan jamaah pun berhamburan keluar mencari arah suara berasal dan ternyata suara gemeretak itu berasal dari lantai 3 gedung nusantara yang terbakar tepat jam 02.30.

Awalnya titik api itu berasal dari kamar paling ujung sebelah kanan, santri yang berjaga pada malam itu sudah berusaha memadamkan api dengan tabung pemadam, namun kecilnya tabung tidak sebanding dengan besarnya api yang dalam hitungan menit melahap plafon, isi kamar dan menjalar ke seluruh kamar lantai 3.

Akhirnya bantuan mobil pemadam kebakaran tiba setengah jam kemudian saat kami tidak bisa berbuat apa-apa karena besarnya api yang membakar. Dengan cekatan para kru pemadam menjalankan aksinya, 6 mobil disiapkan di depan taman, 2 mobil memadamkan api dari sekitar perumahan keluarga. "Semua gedung dicek dan dijaga serta matikan arus listrik", kata komandan pemadam. Setiap gedung bertingkat dijaga oleh satu mobil pemadam sebagai langkah antisipasi, seperti gedung Arafah, Mina. Al Hamra, Granada dan GOR.

Alhamdulillah sekitar jam 04.30 diiringi kumandang adzan subuh api dapat dijinakan oleh 8 mobil pemadam dari 24 mobil milik pemprov DKI Jakarta yang diperbantukan. Kerugian ditaksir mencapai 3 miliar rupiah termasuk lemari, pakaian, buku-buku pelajaran, uang tunai dan laptop. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini karena santri yang menghuni lantai 3 sedang libur ramadhan 1430 H. (mas_aal)