ETIKA SANDAL HILANG

blank

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

a href=”http://darunnajah3.com/wp-content/uploads/2014/04/unduhan.jpg”>img class=”size-full wp-image-3424″ src=”http://darunnajah3.com/wp-content/uploads/2014/04/unduhan.jpg” alt=”Etika Sandal Hilang” width=”193″ height=”262″ />/a> Etika Sandal Hilang
p style=”text-align: justify;”>Alas kaki merupakan kebutuhan setiap orang di seluruh penjuru dunia. Dengan alas kaki, kaki akan terlindungi dari berbagai macam kotoran, najis dan benda-benda yang dapat membahayakan./p>
p style=”text-align: justify;”>Alas kaki itu bermacam-macam jenisnya diantarany sepatu, sandal dan lain sebagainya.  Sandal adalah salah satu alas kaki yang setiap orang mesti memilikinya karena merupakan kebutuhan pokok yang harus ada agar dapat berjalan dengan nyaman, sehingga seseorang bisa melakukan aktifitas dengan mudah./p>
p style=”text-align: justify;”>Berkaitan dengan kebutuhan tersebut, Pesanatren Al-Mansur Darunnajah 3 mewajibkan kepada seluruh santri guna memiliki alat kebutuhan pribadi agar aktifitas pesantren bisa berjalan dengan baik. Termasuk di dalamnya harus memiliki sandal. Namun demikian meskipun setiap santri memiliki sandal masing-masing. Terkadang tidak sedikit ada beberapa santri yang kehilangan sandalnya. Bisa karena dipakai oleh temannya namun tidak izin terlebih dahulu atau bisa juga karena tertukar dalam memakai sandal. Hal tersebut bisa terjadi di masjid, di asrama dan tempat-tempat lainnya./p>
p style=”text-align: justify;”>Melihat kondisi seperti itu, bagaimanakah sikap seorang santri jika ia kehilangan sesuatu dalam hal ini adalah sandal ? apakah ia harus marah-marah di depan semua orang yang ada di sekelilingnya ? apakah ia harus menghubungi bagian informasi guna mengumumkan bahwa ia kehilangan sandal ? atau bahkan mengambil sandal lain sebagai gantinya ?? tentu saja tidak. Sikap semacam itu tidak layak dilakukan oleh seorang santri. Karena menyalahi dalam beretika atau bisa dikatakan merupakan akhlak yang kurang terpuji./p>
p style=”text-align: justify;”>Sikap seseorang jika ia tertimpa musibah ia harus mengucapkan “ إنّا لله وإنّا إليه راجعون”/p>
p style=”text-align: justify;”>Termasuk ketika kehilangan sandal pun demikian. Santri harus mempunyai etika dalam berbagai kondisi. Dengan lapang dada ia tetap berjalan di atas sayap malaikat berlapisakan krikil, sambil olah raga kaki guna mencegah penyakit reumatik. Namun sebelum masuk ruangan terlebih dahulu mencuci kaki, sebagai pengamalan ilmu yang ia pelajari bahwa Allah menyukai orang-orang yang bersuci diri./p>
p style=”text-align: justify;”>Allah a’lam…/p>
p style=”text-align: justify;”>/p>
p style=”text-align: justify;”>Oleh : Asep Saepudin ( Al-Manshur Darunnajah 3 )/p>

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Detik-detik melepas K.H. Saifuddin Arief

KH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief Memotivasi Santri Untuk BerprestasiDokumentasi Pemakaman K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.HKalimat Takziah K.H. Nasir