Empat Team Pastikan laju Perempat Final

Empat Team Pastikan laju Perempat Final

Liputan Dasment. Hari ini Senin, 26 Juli 2010, sampai pada pukul 11.35 WIB. Gelaran kejuaraan Darunnajah Sport Tournament sementara telah rampungkan empat pertandingan. Dengan demikian sudah empat team pastikan lolos ke babak seperempat final.

Team pertama memastikan lolos adalah SMANEL. Gilas 8:3 atas La-Tansa FC, SMANEL mulus melaju ke babak selanjutnya. Team yang dimotori Asep ini melenggang setelah pada pertandingan sebelumnya menang besar 6:2. Maka dengan aggregate meyakinkan 14:5 team Merah-Hitam berhak atas satu tiket ke babak delapan besar.

Di sisi lain Darunnajah A Kampus 2 asuhan Bung Jajang Hamdani Garut, melangkah tanpa lelah ke babak delapan besar, karena pada pertemuan pertama dan kedua MA Muhammadiyah Jasinga tidak datang. Dengan demikian, team ini berhasil meraih tiket delapan besar dengan aggregate 10:0.

Dipastikan Darunnajah A vs SMANEL yang akan bertanding esok hari, Selasa, 27 Juli 2010 akan berlangsung sengit. Mengingat dari lini-kelini, rata-rata kemampuan kedua team berimbang. Tetapi SMANEL FC, lebih diuntungkan karena sudah teruji mampu menggilas dengan skor fantastis. Sementara Darunnajah A baru akan mendapatkan lawan dan pertama kali bertanding.

Pertandingan lain yang tak kalah seru untuk disaksikan adalah MA Sahid versus MAN Leuwiliang. Betapa tidak, pada pertandingan sebelumnya MAN Leuwiliang kalah 4:6 dari Laskar Gunung Menyan, pada pertandingan siang ini mampu membalikkan keadaan dengan hasil akhir 6:4, sehingga aggregate menjadi sama kuat 10:10. Dan pertanidnganpun diteruskan melalui adu pinalti.

Chepy Jambul dengan nomor punggung 10 icon MAN Leuwiliang mengawali tendangan pinalti pertama dengan mulus.

MAN L membuka asa untuk mendapat tiket delapan besar, setelah penandang pertama Sahid tidak mampu menyarangkan bola ke gawang lawan. Sorak-sorai supporterpun gemparkan stadion DNC Park.

Tapi sayang, asa itu pupus setalah penendang kedua dan ketiga MAN L melenceng ke kanan dan atas mistar gawang. Tiket perempat finalpun direngkuh oleh Laskar Gunung Menyan, setelah tendangan Endut kipper mereka melesat tajam tanpa terkawal kipper lawan.

Satu tiket delapan besar terakhir yang diperebutkan pada siang ini antara Umul Quro Islami dengan SMUN Parung Panjang.

UQI menatap pertandingan dengan pasti, karena mereka telah mengantongi kemenangan 4:2 atas SMUN P. Sementara itu, SMUN P harus berjuang untuk mengurangi defisit nilai sekurang-kurangnya 2 untuk menyamakan skor.

Benar saja, belum lama kick off babak pertama dibunyikan, dan GOOOOLLLL……., UQI merobek gawang SMUN P.Kedudukan sementara 1:0 untuk UQI.

SMUN P berjuang bak Mustang, supporter yang heroic melecut adrenaline mereka. Laju pertandingan kian keras menjurus kasar, tetapi kedua team tetap menjaga sportifitas. Kepemimpinan wasit yang tegas dan lugas diperlihatkan Dede Maryadi asal Tangerang dan Novan Maulanan asal Bogor.

Kerjasama team kian apik diperagakan oleh Pasukan Mustang, walaupun peluang demi peluang belum mampu membuahkan hasil. Hingga pada akhirnya, menit-menit akhir menjelang perandingan babak pertama usai, mereka mampu menjadikan peluang dari tujuh peluang menjadi gol dan menyamakan kedudukan 1:1.

Pukul 11.15 WIB kick off babak kedua dibunyikan. Kedua team mengambil inisiatif menyerang. Tetapi beberapa menit kemudian, UQI mulai mengendurkan serangan dan sudah mulai kelelahan. Keadaan ini langsung dimanfaatkan Mustang untuk terus menggempur pertahanan lawan, bertubi-tubi tanpa henti. Pemain silih-berganti menghempaskan tendangan-tendangan keras dan lurus menghujam ke gawang lawan.

Akhirnya perjuangan Mustang membuahkan hasil, pada menit ke 20 mereka mampu melesakkan gol ke gawang lawan. Lagi-lagi pada menit-menit berikutnya 23, 27 dan 29 gol demi gol tercipta.

UQI hanya mampu membalas pada menit injury time + 1. Dengan tertunduk lesu mereka mengakui keunggulan SMUN P dengan sekor telak 2:5.

Satu tiket delapan besar di pangkuan SMUN P “the Mustang” dan akan berhadapan dengan Laskar Gunung Menyan yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan MAN Leuwiliang.

The Mustang dipastikan tidak diperkuat dengan supporternya, karena pada pertandingan ini diberikan kartu merah oleh wasit. [Wardan/Mr. Song]

Pendaftaran Santri Baru