Auto Draft Auto Draft

Pastikan integritas akademik: Terapkan Supervisi untuk Panitia Ujian

Supervisi di setiap kelas ujian

Pamulang-27 November 2025 menjadi minggu kedua dilaksanakannya ujian tulis bagi santriwati. Di tengah kesibukan para santriwati dalam mengisi soal ujian, diadakannya supervisi bagi panitia ujian. Supervisi yang dilakukan oleh Ust. H. Robby M Syarif, Lc., M.H. dan Ust. Earvan Dzulfahmi Ahda, Lc menjadi yang kedua kalianya bagi pondok pesantren Darunnajah 9.

Bukan hanya Darunnajah 9 yang menjadi sasaran supervisi panitia ujian, tetapi beberapa Darunajah lain ikut merasakan suasana supervisi yang dilakukan oleh Darunnajah pusat.

Supervisor akan memberikan pengawasan dan pembinaan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan efektifitas kinerja panitia ujian. Dengan dukungan dan bantuan yang diberikan oleh supervisor akan memberikan pengembangan yang baik pula bagi panitia ujian selanjutnya.

Tujuan diadakannya supervisi panitia ujian ialah untuk mengembangkan situasi selama ujian berlangsung yang lebih baik untuk pembinaan dan peningkatan pada pengawas ruangan ujian tulis.

Segala hal yang dilakukan dan diadakan pada saat ujian tulis berlangsung akan dinilai. Dimulai dari ketertiban, keamanan, dan kebersihan kelas hingga tindakan yang dilakukan pengawas ujian pun dinilai. Para supervisor akan berkeliling melihat seluruh kelas ujian guna mengawas dan menilai.

Tidak hanya diam melihat, para supervisor turut mengevalusi beberapa keliruan yang terjadi sehingga mengharapkan perkembangan pada panitia ujian tahun ini. Bahan penilaian tidak hanya dilakukan di kelas ujian dan ruangan panitia ujian saja. Seluruh lingkungan pondok yang menjadi tempat santriwati belajar semasa ujian pun dinilai.

Tersusunnya dokumentasi panitia ujian menjadi acuan awal penilaian bagi supervisor. Dokumen-dokumen seperti anggaran, surat menyurat, berita ujian dan seluruh hal yang pernah dibuat selama ujian semester 1 akan dilihat sebagaimana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dengan bimbingan dan saran yang diberikan langsung kepada Dikertur TMI dan ketua panitia ujian secara khusus menjadi pembelajaran yang akan dikembangkan.

Kegiatan supervisi ini menjadi tolak ukur bagi seluruh pengawas dan panitia ujian. Perkembangan memalui pengakuan atas kinerja dinilai baik dan evaluasi bagi kekurangan yang terjadi selama kegiatan pengawas ujian tulis berlangsung.

Supervisi bukanlah suatu kegiatan yang harus dihindari karena dengan adanya supervisi kita dapat mengetahui bagian mana yang nilai sudah cukup dan bagian mana yang perlu di kembangakan atau bahkan diganti dengan yang lebih baik.