Seringkali kita merasa  deg-degan hebat ketika diatas panggung bukan ?

Grogi, panic,gugup atau semacamnya. Biasanya, hal ini ditandai dengan anggota tubuh yang gemetar hebat karena tidak biasa dengan pemadangan  yang asing, dihadapi orang banyak tentunya.Berikut ada sedikit  cara menghadapi demam panggung.

- Advertisement-

Terlebih kita menaiki panggung termasuk orang yang jarang. Bahkan, kegugupan ini juga kadang dirasakan oleh orang yang sering kali naik diatas panggung.

Berikut adalah sedikit cara untuk mengatasi bagaimana cara menghindari demam diatas panggung.

1. Berdoalah.

Tidak ada yang mengira ketika persiapan semua sudah siap tapi kita lalai bahkan meremehkan  suatu kekuataan, yakni berdo’a .

Persiapan itu akan lenyap mungkin? Bisa saja seketika lupa dengan semua apa ingin dibicarakan,Nauzubillah, atau dengan  suatu kejadian yang tidak diinginkan yang lain.

Maka dari itu, iringilah suatu pekerjaan dengan berdoa dan selalu libatkanlah urusanmu dengan Allah SWT. Semoga apa yang dikerjakan bisa lancar tanpa hambatan.

2. Buang Jauh Rasa Pesimis

Seiring berjalannya waktu, selama kita latihan, pasti ada saja pikiran yang datangnya dari syaitan untuk menghasutmu dengan segala upaya.

Membayang—bayangimu dengan hal-hal yang aneh-aneh.Misalnya,berhenti ketika tampil karena lupa,gemetar hebat sampai tak terkontrol, atau apapun.  Pikiran-pikiran aneh itu yang membuat kita jadi pesimis.

Percayalah pikiran pesimis itu dari syaitan yang ingin mengganggu kita. Maka, buang jauh- jauh rasa kepesimisan itu.

3. Pastikan Siap Segalanya, Mental maupun Fisik.

Sebelum tampil, biasanya kita seringkali menghitung mundur waktu menuju hari H . Sering kali berlatih sampai lupa waktu demi menampilkan nyang terbaik.

Tapi, jangan juga kita sampai lupa dengan kondisi fisik kita demi mempersiapkan mental, begitu juga sebaliknya.

Karena, dua-duanya  harus seimbang ketika kita akan tampil. Jadi, makan yang teratur, tidur yang cukup, dan latihan yang ekstra juga harus diporsir sesuai dengan porsinya.

4. Tarik Nafas Panjang

Untuk merilekskan jantung kita agar kembali normal salah satunya dengan cara menarik nafas panjang.

Bisa juga menghilangkan rasa deg-degan  walaupun tidak hilang sepenunhnya.Tapi, cobalah dengan tarik nafas panjang sebelum memulai latihan dan ketika ingin tampil.

5.Anggaplah Audience Seperti Batu.

Mungkin ini seringkali kita dengar, walaupun terkadang nyatanya tidak bisa kita bayangkan.

Manusia-manusia didepan mata kita ini benar-benar batu atau apapun. Tapi setidaknya, ini membuat pikiran kita tidak terlalu memikirkan manusia-manusia yang ada di depan kita.

Apakah dia akan membicarakn kita atau tidak, kita tidak perlu memikirkan. Yang penting kita sudah menampilkan yang terbaik. Ada juga yang menganggap audience-audience ini seperti batu.

6.Seringlah Berlatih.

Ini Pasti Sering kali dilakukan dengan kita. Terlebih mungkin teks baru atau penampilan-penampilan yang sebelumnya belum pernah kita tampilkan.

Kita akan sering berlatih. Pertama supaya hafal. Kedua, supaya tidak mengecewakan diri sendiri dan orang lain yang melihat kita tampil.

Namun, tidk jarang juga penampilan yang sebelumnya pernah kita tampilkan akan ditampilkan lagi. Nah, biasanya kita sedikit meremehkan.

Entah karena masih hafal, ataupun menganggap itu tinggal dilancarkan dan dilakukan dekat-dekat hari. Sedangkan Practice make Perfect.

Kemungkinan besar dengan meremehkannya kita bias jadi kita lupa bahkan tidak ingat samasekali. Bukankah lebih bagus ketika kita tampil dengan lancer, hafal, dan tidak gugup.? Maka, sering-seringlah berlatih.

7.Hindari Kontak Mata dengan Audience

Ketika sudah diatas panggung ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan.

Salah satu contohnya yaitu hindari kontak mata dengan audience. Tataplah kedepan  seolah-olah kamu melihat mereka, tapi tidak dengan menatap matanya. Karena bisa dipatikan akan terjadi gugup bahkan lupa.

Cukuplah dengan memandang kepalanya atau apapun yang audience kira akan menatapnya. Dan itu aakan menambah kepercaya dirian kita.

8. Teriak Sepuasnya.

Siapa yang pernah melakukan hal seperti ini, di sebelum penampilan atau setelah penampilan. Teriak juga kadang menjadikan kita rileks.

Mungkin agar tidak gugup bisa saja kita teriak-teriak sebelum penampilan. Pastinya tidak dengan teriakan yang aneh-aneh.

Cukup  Aaaaaaaaaaa! Agar merasa plong ketika ingin tampil. Ataupun, Setelah kita tampil. Mungkin teriak setelah tampil menggambarkan rasa kelegaan kita.

Karena kita sudah berlatih semaksimal mungkin.  Atau bahkan dua-duanya, mungkin bisa lega karena suatu kejadian bisa terlewati dengan proses yang sangat panjang.

9. Jangan Takut Salah.

Terkadang kita ingin sekali menampilkan yang sempurna, Namun manusia tak luput dari kesalahan dan kesempurnaan, Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

Tidaklah menjadikan kita selalu salah dimata orang lain jika hanya berbuat salah sekali dua kali. Ataupun jika hal itu terjadi, orang lain tidak akan mengingat sepanjang masa kesalahanmu.

Dan itu juga akan menjadi intropeksi untuk diri sendiri, belajar dari kesalahan. Maka dari itu, jadikan kesalahnmu sebagai pengalaman untuk tidak mengulanginya lagi dan mencoba lebih baik.

 

Diatas beberapa hal yang bisa diperhatikan ketika kita ingin tampil didepan khalayak ramai.

Jangan lupa penampilan juga memengaruhi sudut pandang orang lain terhadap dirimu. Jadi, semoga ini bermanfaat dan dapat dijadikan referensi agar menghindari demam panggung.

Ingatlah, jangan merasa sempurna jangan juga merasa puas. Karena kodratnya manusia diciptakan dengan ketidakpuasan.

 

( AJR)

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Berada di di Padarincang Serang Banten, Pondok Pesantren Tsurayya Darunnajah 4 menyelenggarakan pendidikan berkualitas bagi siswa siswi dhuafa berprestasi. Pondok Pesantren Tsurayya memiliki program unggulan Tahfidzul Quran (menghafal Al-Quran) dan kegiatan ekstra kurikuler seperti Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Pramuka, Pidato, Olahraga, Jurnalistik, Marawis, Qosidah, Silat, Kesenian, Teater, Hadroh, Nasyid, dan lain-lain. Lingkungan alam yang asri dan indah mendukung santri Pondok Pesantren Tsurayya untuk belajar dengan riang dan penuh semangat.