[Celoteh Santri] Serunya Ujian Praktek Kelas III (3)

[Celoteh Santri] Serunya Ujian Praktek Kelas III (3)
Oleh Imam Khairunnas
Santriwan kelas III TMI Darunnajah

Ujian Praktek ternyata bukan hanya di kelas, laboraturium, ataupun dilapangan saja, namun juga ada yang dikerjakan di Masjid Jami’ Darunnajah, seperti pada pelajaran Fiqih, Qur’an-Hadits, dan Seni Budaya atau Kaligrafi. Pelajaran Fiqih terdiri dari penghafalan seperti do’a-do’a sehari-hari, contohnya do’a sebelum makan, do’a sesudah makan, do’a sebelum tidur, do’a bangun tidur, do’a  masuk ke kamar mandi, do’a keluar kamar mandi, do’a keluar rumah, do’a setelah shalat dhuha, do’a setelah shalat tahajjud, do’a setelah shalat witir, do’a pergi ke masjid, do’a masuk masjid, do’a keluar masjid, dan masih banyak lagi.

Pada praktek fiqih antara lain praktek tayammum, praktek wudhu, praktek shalat jenazah, praktek shalat rawatib (qabliyah dan ba’diyah), dan lain sebagainya. Untuk pelajaran Seni Budaya atau Kaligrafi, untuk setiap peserta ujian diwajibkan untuk membuat kaligrafi lengkap dengan ornamen-ornamennya namun terserah tulisannya apa, boleh Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik, Al-Quddus, As-Salam, atupun Asmaul Husna lainnya yang penting bagus. Kita boleh mewarnainya dengan pensil warna, spidol warna, ataupun krayon terserah kita sendiri yang menentukan.

Dalam ujian praktek ini kita dapat berkresai dengan warna sesuai dengan kehendak dan kemauan kita sendiri. Ada satu pelajaran lagi yang bertempat di masjid yaitu pelajaran Qurdits (Qur’an Hadits) untuk pelajaran ini kita diwajibkan untuk menghafal salah satu tafsir dan hadits dari tiga yang diperbolehkan oleh penguji. Pengujinya beliau adalah Usth. Rustiah, S.Ag, Salah satunya adalah Surat AL-Mujadilah ayat 11, Surat tersebut merupakan surat terfavorit yang paling banyak dihafal karena tidak terlalu panjang. Untuk haditsnya tentang keutamaan menuntut ilmu yang menjadi favorit untuk dihafalkan (yang depannya “Uthlubul Ilma Walau Bishshin”.)

Untuk Pelajaran Bahasa Inggris kita harus bisa membuat teks pidato berbahasa Inggris, dan juga harus bisa untuk membuat kalimat sesuai yang tertera pada lambar soal, semisal membuat kalimat gratitude, agreement, disagreement, dan lain sebagainya. Dan insya Allah kami semua dapat mengerjakannya dengan baik dan benar.