[Celoteh Santri] AWAL JEJAK MADAGASKAR

Di sebuah malam pada Bulan Ramadhan 1428H kemarin ini, ada beberapa orang santriwan dari kelas IV yang sedang berkumpul di depan kamar Jam'iyyatul Qurra' mereka sedang merencanakan sebuah acara yang biasa disebut panggung gembira. Awal dari MADAGASKAR ( Malam Apresiasi dan Gaya Seni Kreasi Santri ) ini adalah ide dari seorang santriwan yang kini telah melanjutkan studinya keluar dari Pondok Pesantren Darunnajah, Ia bernama Yayan Sugiarto. Bersama  3 orang temannya, Faris Mubarok, Ahmad Muammar Qadafi, Awwalul Bilal, dan Fikri Bagus Zakaria yang turut berkumpul untuk membicarakan ide ini, dan akhirnya ide untuk membuat acara MADAGASKAR ini disetujui oleh  Biro Pengasuhan Santri, juga disetujui oleh Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah,   Ust. Sofwan Manaf, M.Si.
 
  Kini para santriwan dari kelas IV TMI Darunnajah sedang sibuk-sibuknya untuk mempersiapkan acara MADAGASKAR ini. Pasalnya acara ini insya Allah membutuhkan peserta lebih dari 140 orang santriwan, para santri ini diambil dari kelas I hingga kelas IV TMI Darunnajah. Acara yang diketuai oleh Ahmad Hudzairi ini adalah acara Panggung Gembira Perdana yang akan dilaksanakan oleh para santriwan dari angkatan ke-XXXIII Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta. Acara ini dibimbing oleh Ustadz Ade Ivan Kusnadi dan Ustadz Ali Sodikin. Pada setiap penampilan, para peserta diberikan 1 orang ustadz pembimbing untuk memantau dan mengarahkan bila terjadi  kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh para santri. Contohnya saja Ustadz Doni, Ia diberikan tanggung jawab pada penampilan Dance    ( Tarian Kombinasi ). Jadi, Para ustadz inilah yang akan mengajarkan bagaimana baiknya penampilan para santri pada Panggung Gembira MADAGASKAR yang insya Allah akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 6 Maret 2008. Jumlah penampilan yang ada pada Panggung Gembira MADAGASKAR ini lebih dari  10 penampilan, tak heran bila panitia dan ustadz mempersiapkan acara Panggung Gembira MADAGASKAR ini 1 bulan sebelum hari H.

 Menurut para santriwan kelas IV TMI Darunnajah, mereka merasa bahwa Ustadz Moh. Dahlan, S.Ag sangat antusias untuk mendukung berjalannya acara ini. Sampai-sampai Ia meminta agar MADAGASKAR segera ditampilkan di wedsite Darunnajah pada kolom celoteh santri. Hal ini menunjukkan betapa antusiasnya seorang Ketua Biro Pengasuhan Santri untuk dapat mensukseskan acara MADAGASKAR ini. Acara yang insya Allah akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 6 Maret 2008 ini mengundang banyak dukungan dari para ustadz, khususnya dari para ustadz yang berasal dari Pondok Modern Darussalam. Segala persiapan sudah mulai dilakukan oleh panitia, akan tetapi untuk masalah latihan insya Allah akan dimulai pada hari Sabtu tanggal 9 Februari 2008. Semoga acara MADAGASKAR ini dapat terlaksana dengan sukses, Amien.

" Bersama MADAGASKAR Mari Kita Apresiasikan Potensi Seni Santri Darunnajah. "