DARUNNNAJAH.COM – Bogor, Melaui Cyber Skill Training dan Forum Pesantren Alumni (FPA) Gontor, telah disampaikan oleh Ustadz Deni Rusman sebagai Internet Marketer dari Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Anda suka bisnis? Anda bercita-cita menjadi pengusaha, bahkan menjadi pengusaha yang milioner? Bagaimana caranya? Masih bingung? Tidak usah khawatir! Simak saja penjelasan berikut, dijamin langsung action
Zaman sekarang apa yang tidak bisa dilakukan di dunia maya? Ketika berbisnis kita tidak perlu lagi panas-panasan di tengah pasar yang berkerumunkan banyak orang, dengan cuaca yang panas, udara yang penat dan masih banyak lagi tantangnnya.
Sekarang kita bisa memanfaatkan dunia maya sebagai lahan terbesar kita untuk melakukan usaha atau bisnis.
Selanjutnya, apakah anda sudah punya akun media sosial? Seperti Facebook, WhatsApp, Twitter, Facebook Messenger, Instagram, Line dan masih banyak lagi. Jika belum, tunggu apa lagi. Buat dari sekarang, aktifkan dan terus pelajari kegunaannya. Jika sudah, ayo kita manfaatkan untuk bisa menjadi peluang bisnis kita.
Dari sekian banyak madia sosial yang kita punya, manakah yang harus kita pilih untuk kita pasangkan iklan?

Facebook menempati posisi yang tertinggi sebagai media sosial dengan jumlah terbanyak disusul dengan WhatsApp. Dengan grafik tersebut, apakah itu berati facebook adalah media sosial terbaik? Belum tentu.
Kita bisa menggunakan Facebook, dengan pertimbangan karena, banyak kalangan yang berminat untuk menggunakan akun ini. Hampir semua orang dengan berbagai minat dan usia ada disana. Ini akan menjadi peluang besar kita untuk menawarkan produk yang kita miliki.
Media sosial lainya yang sering digunakan adalah WhatsApp. Orang zaman sekarang lebih suka mendapatkan informaasi dengan lansung bertanya kepada pusat pemberi informasi, tanpa harus berlama-lama mencari info tersebut di link-link yang ada sekarang.
Terakhir, produk apakah yang bisa menghasilkan banyak uang? Dan menjadikan kita pengusaha yang milioner?
Produk itu adalah pesantren. Dengan kita memberikan, memasang dan menyebarkan informasi mengenai pesantren, kita sudah tidak berbicara lagi mengenai imbalan berbentuk barang atapun uang. Tetapi milioner yang dimaksudkan adalah pahala amal jariyah yang akan terus mengalir dan akan terus kita dapatkan walapun kita telah meninggal dunia.
Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah hadist
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Dengan kebebasan semua kalangan membuka dan mendapatkan informasi di media sosial, apakah kita masih bisa berdiam diri, membiarkan generasi muda terus bertarung dengan informasi yang tidak bermanfaat?
Ini saatnya kita mengganti semua hal-hal yang tidak bermanfaat menjadi bermanfaat untuk generasi muda Indonesia. (WARDAN/Mbafer)