Amanat Di Awal Tahun 2011

Sekurang-kurangnya ada 2 hal yang harus diperhatikan oleh santri Darunnajah Cipining memasuki tahun 2011 ini. Pertama, sebagaimana pada umumnya, memasuki tahun baru, hendaknya ada agenda baru hasil dari evalusi, introspeksi, dan muhasabah diri dari tahun sebelumnya. “Orang yang beruntung, adalah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin” begitulah ungkap kepala asrama, Ustadz Muhisin, S.H.I. menyitir hadits Nabi dalam sebuah kesempatan penyambutan santri yang baru datang dari liburan akhir tahun.

Kedua, karena liburan akhir tahun kemarin bertepatan dengan liburan akhir semester 1 (ganjil), maka awal masuk sekolah di tahun 2011 ini hendaknya berangkat dari hasil perolehan prestasi akademik yang mencatat hasil belajar di semester ganjil tersebut. Untuk itu, dalam kesempatan apel pagi awal masuk kelas, Senin (3/1/11) direktur TMI, Ustadz Musthofa Kamal, M.Ag memberikan beberapa amanat sebagai bekal memasuki semester 2.

Dalam analisa beliau, masih terdapat beberapa santri yang belum seimbang dalam melihat mata pelajaran. Ada yang sangat mementingkan pelajaran-pelajaran umum sehingga mengesampingkan pelajaran lokal (pesantren) atau sebaliknya. Menurut beliau, kecenderungan ini akan merugikan santri itu sendiri, karena pada dasarnya semua nilai akan diakumulasikan kemudian diambil rata-ratanya.

Beliau menyarankan agar semua pelajaran dipandang sama dalam proporsi yang cukup. Semuanya akan mudah jika dalam belajarnya dilakukan sesuai dengan porsinya. Tidak ada pelajaran yang susah atau mudah, karena semua telah disesuaikan dengan tingkatannya masing-masing. Jikalau menurut santri pelajaran itu susah, maka hendaknya dipelajari secara lebih sugguh-sungguh. “Semua pelajaran di pesantren ini ada gurunya. Jadi kalau kesusahan dalam memahaminya, silahkan datangi guru pengajarnya dan tanyakan….!” Saran beliau.

Selanjutnya yang jadi perhatian beliau adalah perbaikan nilai. Memperbaiki nilai ini hukumnya harus, jikalau tidak berarti santri akan terancam tidak naik kelas. Perbaikan nilai tentunya memerlukan evaluasi dalam proses belajar. Maka, saran beliau juga agar setiap santri mampu memperbaiki kekurangan-kekurangan selama belajar di semester ganjil. Beliau mencontohkan agar santri yang nilainya kurang, mencari teman belajar yang nilainya lebih baik darinya.

Islam Itu Indah

Menambah kuatnya motivasi, beliau menceritakan pengalamannya saat belajar dan mendapat nilai kurang saat belajar di Gontor. Namun dengan tekadnya yang kuat dan merubah strategi serta kondisi belajar, akhirnya malah mendapat nilai sangat baik.

Di akhir amanat, beliau menyinggung tentang ujian nasional untuk kelas IX MTs dan XII MA. Berbagai informasi dan isu UN disampaikan di depan seluruh santri agar semua santri memahami dan mempersiapkannnya dengan baik. Untuk adik-adik kelas, pengumuman ini setidaknya membantu agar mereka mendukung sehingga peserta UN nantinya benar-benar siap.

Dengan adanya apel ini, secara resmi Ustadz Musthofa membuka semester 2 dengan memimpin do’a bersama. Semoga ini menjadi awal yang baik buat semua. Amin (Wardan/Billah)