Amanat Pembina Upacara 17 Agustus 2023 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Amanat Pembina Upacara 17 Agustus 2023 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Amanat Pembina Upacara 17 Agustus 2023 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

  • Yang kami hormati, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah;
  • Ayahanda Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si.
  • Ayahanda K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.B.S.
  • Yang kami hormati, Dewan Nadzir Darunnajah;
  • Yang kami hormati, Ketua Yayasan Darunnajah;
  • K.H. Bustomi Ibrahim
  • Yang kami hormati, Rektor Universitas Darunnajah;
  • Dr. Much. Hasan Darojat
  • Yang kami hormati, Direksi Departemen dan Kepala Lembaga di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta;
  • Yang kami hormati, Majelis Guru Tarbiyatul Mu’allimin wal Mu’allimat al-Islamiyah Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta;
  • Yang kami banggakan, anak-anakku santri Pondok Pesantren Darunnajah,

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

        اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَنْزَلَنَا أَشْمَلَ كِتَابٍ، وَأَرْسَلَنَا أَفْضَلَ الرُّسُلِ، وَجَعَلَنَا خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ، فَلَهُ الشُّكْرُ وَلَهُ الْحَمْدُ عَلَى نِعَمِهِ الْعَظِيْمَةِ، وَالْآلَاءِ الْجَسِّيْمَةِ، والصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، مُحَمَّدٍ ابْنِ عَبْدِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَلَاهُ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillah, pada kesempatan yang baik ini, kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati hari yang istimewa, yakni Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.

Hari di mana kita mengenang jasa para pahlawan kita, para syuhada, para ulama, yang berjasa dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

Santri Putri Darunnajah Jakarta Adakan Upacara 17 Agustus 2017
Santri Putri Darunnajah Jakarta Adakan Upacara 17 Agustus 2017

Santri-santri yang saya banggakan, Kemerdekaan bukan hanya sekedar bebas dari penjajahan fisik, Merdeka kini berarti kemajuan,

dan untuk meraih kemajuan itu dibutuhkan keinginan serta kegigihan.Merdeka bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan perjalanan.

Merdeka itu butuh kecerdasan dan tindakan nyata untuk menghadapi beragam tantangan khususnya pada zaman modern ini.

Menjadi Merdeka harus bermental pemimpin! karena perjuangan untuk merdeka bukanlah semata-mata untuk kepentingan diri sendiri, melainkan demi kesejahteraan, keadilan, serta kemajuan Ummat bersama.

Santri Putri Darunnajah Jakarta Adakan Upacara 17 Agustus 2017
Santri Putri Darunnajah Jakarta Adakan Upacara 17 Agustus 2017

Ibnu ‘Asyur dalam karyanya “Maqasid al-Syari’ah al-Islamiyah”, memaknai al-Hurriyah dengan dua makna, yaitu yang pertama, kemerdekaan bermakna lawan kata dari perbudakan.

Kedua, makna metamorfosis dari makna pertama, yaitu kemampuan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri dan urusannya sesuka hatinya tanpa ada tekanan.

 

Menurut Ibnu ‘Asyur, ada beberapa aspek kemerdekaan dan kebebasan yang dikehendaki syariat Islam.

Di antaranya, kebebasan untuk berkeyakinan (hurriyah al-i’tiqad), kebebasan berpendapat dan bersuara (hurriyah al-aqwal),

kebebasan untuk belajar, mengajar dan berkarya (hurriyah al-‘ilmi wa at-ta’lim wa at-ta`lif), lalu kebebasan bekerja dan berwirausaha (hurriyah al-‘amal).

 

Adapun Al-Quran tidak secara tersurat menyebutkan kata kemerdekaan, namun secara tersirat setidaknya ada beberapa ayat yang berbicara tentang kemerdekaan.

Pertama, makna kemerdekaan pada kisah perjalanan spiritual Nabi Ibrahim ‘alaihis salam dalam mencari tuhan (QS Al-An’am ayat 76-79).

Kedua, makna kemerdekaan pada kisah Nabi Musa ‘alaihis salam ketika membebaskan bangsanya dari penindasan Fir’aun (QS al-Baqarah ayat 49, al-A’raf ayat 47, dan Ibrahim ayat 6).

Ketiga, makna kemerdekaan dari kisah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mengemban misi kenabian di muka bumi.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus Allah Subhaanahu wa Ta’ala di tengah-tengah masyarakat Arab Jahiliyyah yang mengalami tiga penjajahan sekaligus yaitu disorientasi hidup (QS. Luqman ayat 13), penindasan ekonomi (QS. Al-Humazah ayat 1-4), dan kezaliman sosial (QS. Al-Hujurat ayat 13).

 

Pada saat haji wada’, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga menyampaikan pesan kemerdekaan dalam khutbahnya yang berbunyi:

أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ حَرَامٌ عَلَيْكُمْ إِلَى أَنْ تُلْقُوْا رَبَّكُمْ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِيْ شَهْرِكُمْ هَذَا فِيْ بَلَدِكُمْ هَذَا

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya darah dan harta kalian haram bagi kalian satu dengan yang lain, kecuali dengan jalan yang sah, sampai kalian berjumpa dengan Allah, sebagaimana keharaman atasmu pada hari ini, pada bulanmu ini, dan di negerimu ini. (HR Bukhari)”

 

Alhamdulillah, berkat Ridho Allah Subhaanahu wa Ta’ala, Pada 1 Agustus 2023 kemarin, tepat sudah 62 tahun usia Pondok Pesantren Darunnajah, yang telah melahirkan ribuan alumni dan belasan ribu santri di seluruh penjuru Indonesia.

 

Ini semua merupakan bukti hasil perjuangan para Waqif, Pendiri Pondok Pesantren Darunnajah yang dilanjutkan ke-Merdekaan-nya dengan sistem Kaderisasi sejak awal mula berdirinya Pondok ini.

Kemerdekaan merupakan warisan, yang akan terus dirasakan manfaatnya bila terus dikembangkan oleh generasi setelahnya.

Kemerdekaan itu hasil perjuangan, kerja keras, bahkan pengorbanan. Tidak ada kata Merdeka tanpa jerih payah para pejuang.

Maka, jangan kita sia-sia kan tetes air mata serta keringat mereka, mari kita raih tongkat estafet Kaderisasi Perjuangan dengan terus maju ke depan, selalu berinovasi serta meningkatkan kualitas yang dimulai dari diri kita sendiri.

 

Mulailah menjadi Merdeka dalam memperjuangkan kemampuan dan potensi yang kalian miliki, asah bakat dan minatmu lalu raihlah mimpi-mu!.

Merdeka-lah dalam menuntut ilmu, merdeka-lah dalam bidang apa engkau ingin berkarya, Merdeka-lah dalam menentukan bagaimana kalian dapat bermanfaat bagi Ummat dan Bangsa Indonesia.

شُبَّانُ الْيَوْمِ رِجَالُ الْغَدِ

“Pemuda hari ini adalah pemimpin dimasa depan.”

 

Memperjuangkan Kemerdekaan Ummat tidak akan selalu manis, berbagai cobaan, ujian dan tantangan datang silih berganti.

Namun, marilah kita mengambil teladan dari para Rasul yang telah menunjukkan kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi segala ujian.

Mereka adalah contoh nyata bahwa kesabaran adalah kunci menuju kebaikan, dan di setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

 

Maka dari itu, bersungguh-sungguhlah belajar di Pondok Pesantren Darunnajah ini, agar kelak engkau dapat menjadi kader pemimpin umat dan bangsa yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, mampu bersaing, problem solver, dan berjiwa juang. Sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَ مَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَافَةً فَلَوْ لَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوْا فِيْ الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوْا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ

 

Mari kita doakan para Wakif dan Pendiri Pondok Pesantren Darunnajah, K.H. Abdul Manaf Mukhayyar, K.H. Kamaruzzaman Muslim, K.H. Mahrus Amin, juga para guru-guru yang telah mendahului kita semoga senantiasa Allah Subhaanahu Wa Ta’ala limpahkan rahmat dan ampunan, dan diterima di sisi Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, Amin.

 

Sebelum saya akhiri amanat ini, mari kita bersama-sama berdoa untuk keselamatan dan kemajuan Republik Indonesia.

Semoga negara kita selalu dalam lindungan Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan terus maju, menjadi negeri baldatun tayyibatun wa Rabbun gafur.

 

Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara peringatan ini.

Mari kita tingkatkan semangat pengorbanan, perjuangan, nasionalisme dan cinta tanah air dalam diri kita.

Merdeka!

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jakarta, 17 Agustus 2023

 

Ust. H. Imam Khairul Annas, Lc., M.A.

Pembina Upacara 17 Agustus 2023 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta