Banyak kegiatan alumni dan atau anggota Ikatan Keluarga Pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam semester ini. Berikut, antara lain disampaikan informasi terkait agenda Mubes Angkatan Dua, Buka Puasa Bersama dan Santunan Sosial, hingga Reuni Silaturrahmi lintas angkatan 1 sampai 31.
Hangatnya Silaturahmi Sya’ban dan MUBES IV Rothsan
“Memuliakan guru adalah kunci keberkahan ilmu.” Pesan Imam Az-Zarnuji dalam Ta’limul Muta’allim ini menjadi ruh dari kegiatan Silaturahmi Sya’ban dan MUBES IV Rothsan tahun 2025, yang diadakan oleh alumni ke-2 Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Bukan sekadar temu kangen, acara ini adalah wujud nyata penghormatan kepada para guru dan almamater.
Silaturahmi Sya’ban yang dulu dikenal sebagai Safari Sya’ban karena dilakukan dengan mengunjungi satu per satu rumah sekitar 27 guru, tahun ini hadir dalam format baru: mengundang para guru berkumpul di satu tempat. Bertempat di Aula Alghozali, Kampus 2 Darunnajah Cipining, acara digelar pada Sabtu, 15 Februari 2025 ba’da Ashar.
Turut hadir puluhan guru yang pernah membimbing para alumni, seperti Ust. Iyad Supriadi, Ust. Empud, Ust. Ikbal Bustani, Ust. Bahrissalim, Ust. Hidayat Syafiudin, Ust. Muhtadi, Ust. Horry Husni Najah, Ust. Syafi’i, dan lainnya. Guru-guru yang telah wafat tetap dihormati melalui perwakilan keluarga, doa, serta bingkisan yang dikirimkan panitia.
Malam harinya selepas isya, para anggota Rothsan berkumpul di kediaman Ust. Trimo untuk melangsungkan MUBES IV. Kegiatan diawali dengan doa untuk 21 alumni dan guru yang telah wafat. Hadir pula Ketua IKPDC Ust. Dr. Septa Chandra yang memberikan sambutan dan apresiasi. Setelah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama (periode 2022–2024), terpilihlah Moch Zakaria, M.Ag., alumni asal Jakarta Barat yang kini berdomisili di Parung Panjang, sebagai ketua Rothsan periode 2025–2027.
Keesokan paginya, anggota Rothsan bersilaturahmi kepada pimpinan pesantren untuk meminta doa dan nasihat. Mereka juga berziarah ke makam para guru dan ansharul ma’had di Kampus 2, lalu melanjutkan ke tanah wakaf Kampus 3 calon lokasi Masjid Raya Darunnajah sambil berdoa agar pembangunan berjalan lancar.
Kepedulian yang Menggerakkan: Bukber IKPDC 2025 dan Semangat Menebar Kebaikan
Di tengah riuhnya kehidupan yang kian cepat, masih ada ruang di mana nurani dijaga, dan empati tumbuh subur. Sabtu, 15 Maret 2025 menjadi saksi, ketika lebih dari sekadar nostalgia, ratusan alumni Darunnajah 2 Cipining berkumpul dalam satu spirit: berbagi dan peduli. Bertempat di Grand El-Hajj Hotel, Cipondoh, Tangerang, Ikatan Keluarga Pesantren Darunnajah Cipining (IKPDC) sukses menyelenggarakan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Nasional 2025, sebuah perhelatan yang menggugah jiwa dan membangkitkan harapan.
sebanyak 350 peserta hadir dalam suasana penuh kekeluargaan dari alumni angkatan pertama hingga yang termuda, angkatan ke-31. Kegiatan ini menjadi ajang bukan hanya untuk melepas rindu, tapi juga untuk menyatukan langkah dalam kepedulian yang nyata.

Salah satu momen paling menyentuh adalah ketika 61 anak yatim, termasuk 5 anak yang menerima santunan secara simbolis, maju ke depan. Masing-masing menerima uang tunai Rp300.000 dan parcel senilai Rp200.000 berisi sajadah, buku tulis, tas, botol minum, serta alat tulis.
Sebuah sentuhan kecil yang mungkin tak mengubah dunia, tetapi mampu mengubah hari mereka yang menerimanya.
Di balik kesuksesan acara ini berdiri 55 orang panitia dari angkatan 30, yang menamakan diri CC30. Di bawah koordinasi ketua panitia putra, Aditya Nugroho, dan ketua panitia putri, Melika Jihan, mereka berhasil mengumpulkan dana dari semua angkatan alumni sebesar Rp62.788.815, jauh melampaui target awal Rp50 juta.
Sambutan-sambutan dari tokoh alumni seperti Ketua IKPDC, Dr. Septa Chandra, SH., MH, hingga tausiah oleh Prof. Dr. Muhammad Muflih, MA semakin mengukuhkan makna kegiatan ini. Lebih dari sekadar ritual tahunan, acara ini adalah cermin bahwa nilai-nilai pesantren seperti ukhuwah, adab, dan pengabdian tidak pernah lekang oleh waktu. Hadir juga salah seorang anggota Dewan Nadzir Yayasan Darunnajah, Drs. KH. Aunur Rofiq, M.M. sebagai delegasi dari IKPDN Jakarta;
Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama, shalat berjamaah, dan foto kebersamaan yang menjadi simbol kekuatan persaudaraan. Tak hanya berhenti pada simbolis, IKPDC juga menyalurkan infaq untuk Santunan Sosial yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining sebesar Rp 20,5 juta.




