Baru saja dua orang guru Pesantren Darunnajah Cipining menunaikan ibadah umrah, yaitu ustadz Drs Abdur Rosyid Sholeh dan ustadz Muhamad Mufti Abdul Wakil. Keduanya berangkat tanggal 8 Januari dan kembali 16 Januari 2014. Mereka berangkat atas tugas dan biaya dari pesantren.
Amanat pimpinan pesantren adalah agar kedua ustadz melakukan sujud syukur atas pencapaian Darunnajah Cipining yang kini telah genap berusia 25 tahun, juga Darunnajah Pusat di Ulujami Jakarta Selatan yang memasuki usia 40 tahun.
“Doakan juga segenap guru Darunnajah Cipining agar istiqamah dan selalu ikhlas dalam pengabdian dan tugas profesional mereka. Doakan para santri agar dapat belajar dengan tenang, betah, dan sabar, sehingga memperoleh ilmu yang bermanfaat dan prestasi tinggi. Mohonkan pula agar Allah SWT berkenan memncukupi segala kebutuhan pesantren,” lanjut K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc berpesan kepada kedua guru sebelum berangkat.
Kedua guru berangkat bersama 48 orang lainnya melalui biro travel PT SinerTour di Jakarta. Hal mana salah seorang manajernya ialah alumnus TMI Darunnajah Cipining tahun 2003. Dia adalah H. Sholehuddin, Lc, M.A (alumnus S-1 Al-Azhar University Cairo dan S-2 di Maroko). Sebelum berangkat, telah diadakan pertemuan sekaligus pelatihan manasik umrah di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Sabtu, 4 Januari 2014.
Rombongan take off dari bandara Soekartno Hatta Tangerang Rabu, 8 Januari 2014, malam, dan tiba di Jeddah Kamis, 9 Januari 2014, siang. Penerbangan melalui flight transfer di Kuala Lumpur Malaysia dan transit di Abu Dhabi United Arab Emirates. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan bus menuju Madinah al-Munawwarah, tiba pukul 19.00.
Jamaah lalu check in di Al-Mukhtara International Hotel yang berjarak +- 150 meter dari Masjid Nabawi. Seusai merapikan barang dan makan malam, kedua ustadz beserta rombongan diajak menuju Masjid Nabawi untuk menunaikan shalat oleh pembimbing dan pendamping umrah H. Sholehuddin. Seusai shalat jamaah diajak untuk berdoa di Al-Raudhah Al-Syarifah, ialah tempat suci dan mustajab diantara rumah Rasulullah Muhammad SAW dan mimbar beliau di Masjid Nabawi. Setelah itu jamaah didampingi untuk berziarah ke makam Nabi SAW dan kedua sahabat beliau Abu Bakar Al-Shiddiq dan Umar ibn Al-Khattab RA.
Kegiatan sehari-hari di Madinah ialah shalat dan berdoa di Masjid Nabawi, hingga Sabtu, 11 Januari 2014, malam. Pada Jum’at pagi rombongan diajak melakukan tour ke makam syuhada Uhud di Baqi’, Gunung Uhud, Masjid Quba, dan Masjid Qiblatain. Suhu udara di Madinah cukup dingin, antara 10 sampai dengan 12o C.
Rombongan bertolak menuju Makkah Al-Mukarramah Sabtu, 11 Januari 2014, pukul 23.00. Setiap jamaah telah berihram sejak dari hotel dan singgah di Masjid Bi’r Ali di Dzul-Hulaifah. Di masjid ini jamaah menunaikan shalat sunnah umrah dan kemudian melafalkan niat.
Rombongan tiba di Hotel Al-Shahba Makkah pukul 05.15, Ahad, 12 Januari 2014. Seusai shalat Shubuh dan makan pagi, jamaah dibimbing menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah yang pertama, dimulai pukul 08.00. Prosesi thawaf dan sa’i Alhamdulillah berjalan lancar dan berakhir pukul 09.45. Jamaah kemudian melaksanakan tahalul dan kembali ke hotel.
Sore hari datang H. Afrizal Hidayat bersama putra pertama dan keduanya mengunjungi kedua ustadz di hotel. Alumnus TMI Darunnajah Cipining Angkatan Pertama (Aldacipta) tahun 1994 ini juga sedang menunaikan ibadah umrah bersama keluarga besar dan karyawan perusahaan kontraktor yang dia pimpin. Pengusaha sukses ini kini berdomisili di Pekanbaru Riau. Ayah tiga orang anak laki-laki ini lebih dahulu datang di Kota Suci, dan akan pulang ke Tanah Air Ahad malam.
Fokus kegiatan jamaah di Makkah ialah shalat dan berdoa di Masjidil Haram, terutama di Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah) dan di Hijir Ismail. Alhamdulillah hotel menyediakan shuttle bus yang siap mengantarkan jamaah setiap waktu shalat menuju ke dan dari Masjidil Haram yang berjarak +- 700 meter. Hotel terletak di Jalan Umm Al-Qura wilayah Hafair, dekat Masjid Bin Laden. Suhu udara Makkah lebih panas, antara 20 s.d. 28o C.
Pada hari Selasa, 14 Januari 2014, jamaah kembali dibimbing melaksanakan umrah kedua. Pagi hari rombongan melaksanakan tour ziarah ke Gunung/Gua Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, dan Mina serta Jamarat. Rombongan kemudian menuju Ji’ranah untuk berihram. Seusai makan siang jamaah menuju Masjidil Haram guna melaksanakan thawaf, sa’i dan tahalul. Prosesi umrah selesai menjelang Ashar.
Malam harinya ustadz Drs Abdur Rosyid dan ustadz Muhamad Mufti berkesempatatan untuk bersilaturrahmi ke rumah H. Sirajuddin Mathori bin Hisyam di dekat Gua Hira/Jabal Nur. Beliau adalah WNI asal Temanggung Jawa Tengah yang telah bermukim di Saudi Arabia selama 37 tahun.
Alumnus KMI Pesantren Pabelan Magelang beranak delapan ini bekerja di Ma’had Darul Hadits Al-Khairiyah. Madrasah ini mengelola pendidikan sejak tingkat Ibtidaiyah hingga perguruan tinggi. Putra ketiganya telah bekerja di Saudi Telecom Company (STC), dan salah seorang anaknya yang lain baru saja diwisuda sebagai dokter di Cairo University. Satu lagi anaknya sedang kuliah di Malaysia.
Sebenarnya sang tuan rumah ingin untuk mengajak kedua ustadz mengunjungi madrasahnya. Namun sayang kesibukan kedua pihak belum memungkinkan. Terutama karena sang tuan rumah sedang sibuk mengurusi ujian di madrasahnya yang masih berlangsung hingga Rabu.
Rabu, seusai shalat Zhuhur dan Ashar (jama’) di Masjidil Haram, jamaah melaksanakan thawaf wada’ (perpisahan). Rombongan kemudian check out dari hotel pukul 15.00 dan diajak melakukan city tour di Jeddah. Tempat yang dikunjungi ialah pusat belanja Kornesh, Masjid Qishash, dan Masjid Terapung.
Rombongan take off dari King Abdul Aziz International Airport Kamis, 16 Januari 2014, pukul 05.25. Setelah melalui transit di Abu Dhabi, akhirnya kedua ustadz dan rombongan mendarat di Jakarta pukul 22.40. Keduanya tiba kembali dengan selamat di rumah/pesantren Jum’at, 17 Januari 2014, dini hari.
Alhamdulillah pesan dan amanat pesantren tersebut di atas telah ditunaikan oleh ustadz Drs. Abdur Rosyid dan ustadz Mufti, terutama di Raudhah dan di Multazam.
Hadiah dan penghargaan kepada guru/administratur berupa ibadah umrah ini adalah yang pertama kalinya untuk Pesantren Darunnajah Cipining. “InsyaAllah setiap tahun Darunnajah Cipining akan memberangkatkan umrah guru dan administraturnya secara bertahap berdasar penilaian dan kriteria tertentu,” kata Pimpinan Pesantren K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc di hadapan para guru beberapa bulan lalu. [WARDAN/Abu Mujahid].
