Universitas Ummul Quro’ Makkah Al Mukarramah secara resmi membuka Dauroh (penataran) Bahasa Arab ke17, yang diikuti oleh 41 orang (26 laki-laki, 15 perempuan) guru dan dosen bahasa Arab dari Indonesia, pada Ahad, (03/08). Program ini merupakan hasil kerja sama berkelanjutan sejak 2008 antara Universitas Ummul Quro dengan mitra-mitra di Indonesia, seperti Pondok Pesantren Darunnajah/Universitas Darunnajah dan Universitas Al-Azhar Indonesia. Dalam acara pembukaan, hadir sejumlah tokoh penting dari pihak tuan rumah, di antaranya Syaikh Dr. Abdurrahman bin Muhammad AlJuhani, Dekan Fakultas Bahasa Arab Universitas Ummul Quro, serta Syaikh Dr. Hasan Abdul Hamid Al-Bukhari, tokoh yang telah menggagas dan secara konsisten mengawal pelaksanaan program ini sejak awal. Beliau sudah beberapa kali mengunjungi Darunnajah.
Sementara itu, delegasi Indonesia diwakili oleh Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., Presiden Universitas Darunnajah, dan Prof. Dr. Irfan Helmy, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh. Kehadiran kedua tokoh ini menegaskan pentingnya program ini dalam kerangka penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi. Masa remaja Prof. Irfan Helmy adalah santri di Pesantren Darunnajah Jakarta.
Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., menekankan pentingnya program ini sebagai investasi jangka panjang untuk kemajuan pendidikan.
“Program Dauroh Bahasa Arab ke-17 ini sekali lagi membuktikan bahwa investasi dalam peningkatan kompetensi para pendidik bahasa Arab adalah langkah strategis yang akan memberikan manfaat berlipat ganda, tidak hanya bagi guru dan dosen sebagai individu, tetapi juga bagi kemajuan pendidikan bahasa Arab dan Islam di Indonesia secara keseluruhan,” ungkap tokoh yang akrab dipanggil Kiai/Ustadz Yayan.
Sehari jelang HUT Kemerdekan RI, penutupan Daurah pada 16 Agustus 2025 dihadiri juga oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor yang notabene anggota Dewan Nazir Yayasan Darunnajah, KH. Hasan Abdullah Sahal.
Peserta delegasi dari Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Ustadz Bashori, S.Ag., menyampaikan kesan mendalamnya seusai ikuti rangkaian daurah, ziyarah dan umrah di kota suci nan penuh berkah. Alhamdulillaaah.
