Jum’at, 24 Januari 2020 Pondok Pesantren Darunnajah mengadakan Workshop Santri Siaga Bencana yang diadakan oleh bagian Sosial, Sabelana dan Pramuka. Acara bertempat di Gedung Olahraga Darunnajah yang dimulai pada pukul 08.30 – selesai.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati Darunnajah kelas 1-5 TMI dan segenap musyrifah. Pada Workhsop Santri Siaga Bencana kali ini diisi oleh Kak Gamal Abdul Nasar dan Ahmad Muharram Al-Hakim dari DMII-ACT (Aksi Cepat Tanggap).
Dalam acara ini, santri diberi simulasi dan diajarkan beberapa tips jika terjadi gempa bumi dan kebocoran gas. Berikut adalah beberapa tips mengatasi kebakaran rumah tangga yang disampaikan oleh kak Gamal dan kak Ahmad.
- Menghindari Kebakaran
Beberapa cara agar terhindar dari kebakaran adalah: 1. Berhati-hati ketika merokok 2. Jauhkan pemantik api dan barang yang mudah terbakar 3. Bijak dalam menggunakan alat-alat listrik 4. Pasang alat pendeteksi asap 5. Rencanakan jalur evakuasi yang jelas.
- Cegah Kebakaran
Kita bisa mencegah kebakaran dengan hal-hal berikut : 1. Tidak menggunakan kabel yang sudah terkelupas 2. Jangan lupa mematikan api sebelum kita meninggalkannya 3. Dan tidak membakar sampah didekat rumah
- Saat Terjadi Kebakaran
Hendaknya kita agar : 1. Jangan panic 2. Evakuasi dan selamatkan semua orang 3. Matikan listrik dan kompor 4. Segera minta bantuan dan lapor pemadam kebakaran.
Dan yang membuat santri sangat antusias dalam acara ini adalah santriwati diberi kesempatan untuk simulasi atau praktek ketika terjadinya gempa atau kebocoran gas. Tak hanya itu, santri juga sangat bersemangat ketika diajak bernyanyi dan mempraktekkan “Nyanyian Gempa” bersama kak Gamal dan kak Ahmad.
Tujuan diadakannya acara ini adalah agar seluruh santriwati paham dan mengerti kiat-kiat yang harus dilakukan apabila terjadi gempa bumi atau kebakaran.
Dan dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan seluruh santriwati agar lebih berhati-hati dalam menanggapi kebakaran dan mengetahui aksi cepat tanggap, dapat mengetahui cara memandang api ketika terjadi kebocoran gas, serta mengetahui cara memadamkan api dengan baik dan benar.
Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari Pondok Pesantren Darunnajah kepada kak Gamal dan kak Ahmad.
(dn.com/danisha)