Hari ini (22/3) Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darunnajah Cipining dan SLTA di seluruh Indonesia serentak melaksanakan Ujian Nasional (UN). Pagi-pagi sekali, para ‘Mujahid Niha’i’ telah bergegas menuju ‘Medan Jihad’ di Kampus 2. Sebelum pelaksanaan ujian dimulai (dalam upacara pembukaan Ujian Nasional), Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Darunnajah Cipining Drs Abdul Rosyid memberikan bekal berupa nasehat kepada seluruh peserta UN. Beliau meyakinkan bahwa Passing Grade yang ditetapkan Pemerintah bukanlah menjadi sebuah beban untuk menuju keberhasilan. Tapi justru menjadi suatu motivasi yang dapat memacu kita untuk lebih sungguh-sungguh.
Diakhir ‘Upacara Kecil’ tersebut, Kepala Sekolah memimpin doa kepada Allah SWT yang diaminkan oleh seluruh peserta UN. Dalam do’a tersebut, terdapat permohon para peserta UN untuk dimudahkan segala urusan, dibukakan pikiran, diberikan petunjuk, diberikan pemahaman terutama dalam menjawab soal yang tertera pada kertas yang berlabelkan ‘Dokumen Negara’ ini. Setelah upacara usai, peserta UN putri berkumpul sambil menundukkan kepala, terlihat begitu khusyuk ‘menambah’ doa dan menambah penguatan mental, supaya apa yang telah dipelajari, tidak malah hilang karena mungkin adanya rasa ‘kurang percaya diri’. Lain halnya peserta UN laki-laki, beberapa diantara mereka menyempatkan diri untuk Sholat Dhuha 2 rokaat, di Masjid Kampus 2 yang tidak jauh dari lokasi Ruang Ujian.
Dalam pelaksanaan UN ini, ternyata tidak membawa dampak yang merugikan kepada kelas-kelas lain yang lebih yunior. Seperti sekolah-sekolah lain pada umumnya, jika UN dimulai maka kelas-kelas yang lebih yunior diliburkan dengan alasan Ruang Belajar dipakai atau karena takut mengganggu proses UN, dan lain-lain. Tidak halnya dengan Darunnajah Cipining, Siswa-siswa yang lebih yunior masih mendapatkan haknya untuk terus belajar. Mereka memanfaatkan taman yang amat sejuk, nyaman dan indah. Beberapa kelompok belajar yang lain memanfaatkan fasilitas Masjid dan Mushola sebagai tempat transfer ilmu. Suasana belajar dialam terbuka seperti ini memang sangat dianjurkan dalam beberapa ilmu Quantum Teaching, untuk menghilangkan kejenuhan peserta didik. [WARDAN/Kang DR].