Perdana, Kuliah S2 Universitas Darunnajah Telah Dibuka.

Surat Keputusan (SK) Program Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren, pada 30 Oktober 2025 diserahkan langsung oleh Setjen Pendis Departemen Agama, Prof. Dr. Arskal Salim ke Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta. Terbitnya SK program pasca perdana di Universitas Darunnajah ini menjadi harapan luar biasa untuk peningkatan kualitas pengelolaan pesantren di Indonesia. 

Presiden UDN, KH. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., menjelaskan di media sosialnya bahwa program studi Manajemen Pesantren dibutuhkan karena pesantren memiliki karakter dan kompleksitas yang jauh melampaui lembaga pendidikan biasa. Pesantren bukan sekadar tempat belajar dan mengajar, tetapi merupakan sebuah grand system— sistem besar yang terdiri dari berbagai subsistem yang saling terkait dan menopang satu sama lain: sistem pendidikan, sistem kepengasuhan, sistem kemandirian, sistem kaderisasi, sistem organisasi, sistem dakwah, hingga sistem ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Namun, yang paling khas dari pesantren adalah sistem nilainya. Pesantren tidak hanya mendidik akal dan keterampilan, tetapi juga membentuk jiwa, adab, dan karakter santri melalui nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah, dan pengabdian. Sistem nilai inilah yang menjadi ruh dan pembeda utama pesantren dengan lembaga pendidikan konvensional — sesuatu yang jarang sekali menjadi fokus dalam studi manajemen pendidikan pada umumnya. Sementara itu, jumlah pesantren di Indonesia kini telah mencapai sekitar 43 ribu, meningkat tiga kali lipat sejak awal tahun 2000. 

Universitas Darunnajah (UDN) mencatatkan sejarah penting dengan dimulainya perkuliahan perdana Program Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Konsentrasi Manajemen Pesantren pada Sabtu, 8 November 2025. Sebanyak 44 mahasiswa antusias mengikuti kelas perkuliahan pertama yang menjadi tonggak baru bagi UDN dalam dunia pendidikan tinggi.

Perkuliahan dimulai dengan sambutan hangat dari Direktur Pascasarjana MPI UDN, Dr. KH. Mustofa Zahir, Lc., MA., yang sekaligus membuka secara resmi program magister ini. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan harapan besar agar program ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang manajemen pendidikan Islam, siap menjawab tantangan di masa depan.

Sejumlah dosen berkompeten mengisi berbagai mata kuliah dalam perkuliahan perdana ini. Di antaranya, Assoc. Prof. Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si., yang mengampu mata kuliah Leadership dan Keorganisasian Pendidikan Islam, Muhammad Irfanudin Kurniawan, M.Ag., Ph.D., yang membawakan materi mengenai Isu-isu Kontemporer Pendidikan Islam, Dr. Samiyono, M.Pd., dengan mata kuliah Pengembangan Sistem Pendidikan Islam, serta Dr. Lutfan Son‘any, M.Pd., yang mengajarkan Metodologi Penelitian Pendidikan.

Lima guru Pesantren Darunnajah 2 Cipining yang juga sebagai mahasiswa paskasarjana UDN adalah Ustadz Kautsar Al Ghifari, S.Pd., Ustadz Muhammad Rizman Reza, S.Pd., Ustadz H. Haikal Ramadhan, Lc., Ustadzah Fina Meilanai, S.Pd., dan ustadzah Laila Fitriah, S.Pd

Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Depok, Bogor, Aceh, Riau, Banten, Kuningan, Bojonegoro, Lombok, dan Sumatera Selatan. Bahkan, program ini turut menarik minat mahasiswa dari luar negeri, dengan adanya peserta yang sedang berada di Jepang. Hal ini menandakan bahwa Program Magister MPI UDN mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan di tanah air, bahkan mancanegara.

Kelas perdana ini mencerminkan komitmen Universitas Darunnajah untuk memberikan pendidikan berkualitas di bidang pendidikan Islam dan pesantren, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan manajemen pendidikan di Indonesia dan dunia.