Pada hari Jum’at lalu, tanggal 10 Desember 2010, telah berlangsung Ujian yang berbeda dengan pelajaran-pelajaran lainnnya, dimana ujian tulis pada setiap pelajarannya diberikan waktu sekitar 90 menit atau satu setengah jam, namun berbeda dengan yang satu ini, panitia ujian memberikan perpanjangan waktu khusus yang berbeda yaitu 120 menit atau 2 jam. wah, kenapa bisa begitu ya? kenapa dibeda-bedakan ya? Intinya karena memang pelajaran matematika itu mungkin lebih susah dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya yang bisa dihafal saja, ataupun pelajaran yang difahami saja. Matematika itu harus dihafal rumusnya, kalau sudah hafal rumusnya belum tentu sudah bisa mengerjakan soal tersebut dengan baik dan benar, namun diperlukan sebuah konsentrasi yang besar untuk mengerjakan soal itu dengan rumus yang sudah dihafalnya, lalu baru bisa memastikan jawaban tersebut.
A, B, C, D, atau E ya?
Matematika sekarang memang memakai sistem choice, atau sistem ABC tersebut, yang mana tidak berlaku bagi pelajaran-pelajaran yang lainnya kecuali pelajaran-pelajaran yang akan di-UN kan, seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Mengingat sistem choice tersebut jadi mengingat juga seorang santri yang menggunakan kancingnya untuk menentukan jawaban yang akan ia pilih dalam lembar jawaban tersebut. “A, B, C, D, E, A, B, C, oh C, ya udah C aja ah” cetus seorang santri yang mungkin pesimis akan jawabannya. Matematika itu sebenarnya adalah bukan pelajaran umum yang harus kita jauhi, kalau pernah mendengar Al-Khawarizmi, Seorang Muslim yang Ahli Matematika, seharusnya sebagai santri yang akan mengisi negeri di masa yang akan datang harus memacu dirinya agar tetap mempelajari dan menyukai pelajaran tersebut. Ya, semoga ada dari santri yang dapat menjadi Profesor Matematika dan dapat mengamalkan ilmunya dimasa depan untuk pembangunan negara dan kemajuan islam.
[Celoteh Santri] Ujian Matematika, arrgh
oleh Imam Khairul Annas
Santriwan kelas VI TMI Darunnajah