Menu

Tiga Karya Terbaik

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Tiga karya terbaik  dari ajang lomba menulis cerita pendek (LMCP) se-Darunnajah Cipining telah didapatkan melalui sidang dewan juri dan panitia, Ahad (21/11). Ketiga karya tersebut berjudul ‘Surat Untuk Negeriku’ karya Rachmatullah (kelas IX MTs) sebagai terbaik pertama, ‘Pelangi Impian di Langit Sang Garuda’ karya Andi Rahman (kelas XII MA) terbaik kedua, dan ‘Pulang Kampung Bener-bener Melepas Kangen’ karya Laras Ayu Istichori (kelas VIII MTs) terbaik ketiga.

Ketiga karya terbaik tersebut telah dianugerahi piagam penghargaan, plakat, dan dan sejumlah uang pembinaan dari panitia pada malam muhadloroh akbar dan penutupan kegiatan semester pertama, Senin (22/11) lalu. Hadiah diserahkan secara langsung oleh perwakilan dewan juri, Ustadz Muhammad Musta’in.

Sementara itu, bagian pengajaran OSDC (Organisasi Santri Darunnajah cipining)putra-putri bekerja sama dengan OSIDC (Organisasi siswi non asrama), selaku panitia dari kegiatan ini mengaku bahwa ini adalah ajang menulis besar-besaran yang baru pertama kali diadakan di Darunnajah Cipining. Maka untuk menyemarakkan kegiatan ini, panitia harus bekerja keras dan memberikan iming-iming yang cukup menggiurkan.

Hasilnya, kegiatan yang bemottokan ‘Menyelami sastra, meningkatkan tradisi membaca-menulis dan memperluas cakrawala bangsa’ ini betul-betul menguras tenaga dan waktu. “Cerpen yang masuk berjumlah 300-an karya, maka kami menyeleksi untuk mendapatkan 30 terbaik. Dari 30 terbaik itu kemudian kita serahkan kepada dewan juri untuk mendapatkan 10 terbaik. Dari 10 terbaik itu, dewan juri dan panitia melakukan seleksi akhir guna menentukan 3 terbaik” aku Chairul Rahmat, ketua panitia.

“Maka selain 3 terbaik yang mendapatkan hadiah, bagi 10 nominator karya terbaik juga mendapatkan piagam penghargaan” Rahmat menambahkan.

Adapun tema yang ditawarkan dalam lomba ini di antaranya adalah Cinta Kemanusiaan, Kebangsaan, Lingkungan, Perdamaian, Bencana Alam, dan Kearifan Lokal. “Temanya sengaja banyak yang kita berikan, semua ini untuk memudahkan para peserta dalam membuat karya. Karena kami juga menginginkan, nantinya para santri ini mengulas hal-hal yang berbeda. Biar tidak ada kesulitan dan ada warna githu….” Jelas Lulu Ashriyah, kepada Wardan.

Menanggapi kegiatan ini, kepala Biro Pengasuhan, Ustadz Achmad Rosichin, S.Pd.I. mengaku sangat mengapresiasi dan mendukung secara penuh. “Biar anak-anak pada belajar lebih baik dan panitia bisa membuktikan kalau mereka bisa bekerja. Selama hal ini positif dan masih mendukung perkembangan keilmuan dan wawasan mereka, saya selalu mendukung”

Nada positif juga dilontarkan oleh LP2S (Lembaga Pengembangan Prestasi Santri). “Kegiatan ini sangat sesuai dengan program kerja kita yang konsen terhadap pengembangan bakat santri. Semoga hal ini menjadi salah satu point penting untuk menghasilkan santri yang berbakat” jelas Ustadz Afif Maghfuri yang juga sebagai salah satu dewan juri kegiatan ini. (Wardan/Billah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Alumni Darunnajah Lanjutkan Studi di IIUI Pakistan

Saat ini sudah sangat banyak alumni Pesantren Darunnajah yang melanjutkan pendidikannya di seluruh penjuru dunia dan salah satunya di Pakistan. Kali ini kita akan menceritakan,

Pondok Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3 Serang Banten

Praktek Manasik Haji

Serang, (18/02/20) seluruh santriwati kelas 3 Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah melaksanakan kegiatan Praktek Manasik Haji. Kegiatan Praktek Manasik Haji adalah salah satu materi dalam