Cidokom – Seminggu menjelang liburan semester 1 kian tak terasa, bukan berarti para santri tidak mengetahuinya. Melainkan mereka menyadari bahwa peperangan belum juga usai, ya ujian. Setelah 5 hari mengikuti ujian lisan, kini mereka dihadapkan dengan ujian tulis yang insyaallah berakhir pada tanggal 27 November 2019.

Berbeda dengan ujian sebelumnya dilaksakan, dalam ujian tulis akan terasa lebih ketat, bahkan kesunyian akan kita rasakan saat berjalan melihat suasana ruangan ujian santri. Baik putra maupun putri kekhusuan dalam menjalankan ujian benar-benar bisa dirasakan, selain itu juga format duduk santri saat ujian akan diacak disetiap ruangan dari kelas 1 hingga 5 TMI. Mungkin terlihat sangat aneh pada pertama kali melihatnya, tapi untuk selanjutnya akan terasa biasa saja. Hal tersebut sengaja dilakukan dengan maksud tidak adanya contek mencontek, juga melatih kejujuran santri.

Selain itu soal-soal yang diujikan sama sekali berbeda dari ujian pada umumnya, karena soalnya bukanlah pilihan ganda melainkan essai sepenuhnya, yang tentunya sudah disesuaikan dengan tingkatan masing-masing. Mengenai benar salahnya jawaban adalah tergantung pada keseriusan santri dalam mengerjakan soal-soal ujian, begitu pula pemahaman setiap santri akan materi pelajaran.

Kejujuran tidak hanya terjadi pada saat ujian sedang berlangsung, karena dilain sisi dan tempat  hasil dari jawaban santri akan segera dikoreksi oleh para guru. Sungguh kejujuran seorang guru akan diuji. Tetapi sebelum itu, disamping soal ujian santri juga akan diberikan lembar jawaban dan dilengkapi dengan selembar kertas kecil untuk mengisi biodata atau identitas santri terkait nama, no. stanbuk, dan juga mata pelajaran. Dan dilarang keras bagi santri untuk menulis namanya dilembar jawaban. Hal ini dimaksudkan tidak adanya subjektifitas penilaian atau pilih kasih dalam menilai.