Sambutan Oleh Bapak Pimpinan Tentang Pentingnya Ujian (13/11) – Lapangan Futsal

Cidokom – Suasana hangat dan cerah turut menyambut Upacara Pembukaan Ujian Tulis Semester 1 dilapangan futsal yang diikuti oleh seluruh santri dan guru-guru TMI. “Jihad kita kali ini bukanlah melawan orang-orang kafir, tetapi jihad kita kali ini adalah melawan kebodohan diri kita sendiri.” Ujar Bapak Pimpinan dalam sambutannya.

Layaknya sebuah peperangan maka ujian adalah puncak dari peperangan tersebut, kini saatnya para santri mengeluarkan kemampuannya untuk menjawab soal-soal ujian yang telah dibuat oleh guru-guru. Latihan demi latihan sesungguhnya telah mereka lakukan sehari, seminggu, dan bahkan berbulan-bulan sebelum ujian berlangsung, sehingga harapannya dalam ujian ini para santri telah bersiap untuk menghadapinya.

Pengumuman Tata Tertib Ujian Tulis Semester 1 Oleh Ketua Panitia Ujian Ust. Tedi Sumaelan S. Pd.

Ujian Tulis semester 1 akan berlangsung selama 15 hari mulai dari tanggal 13-27 November 2019 dengan 3 hari libur pada hari selasa dan jum’at. Adapun peserta ujian adalah santri kelas 1-5 TMI juga 1 dan 3 Intensif baik santri putra begitu pun santri putri. Sementara itu bagi santri akhir TMI atau santri kelas 6 dilibatkan dalam kepanitian ujian baik sebagai asisten panitia ujian atau pun asisten pengawas ujian.

“Jihad kita kali ini bukanlah melawan orang-orang barat, tetapi jihad kita kali ini adalah melawan kebodohan diri kita sendiri.” Ujar Bapak Pimpinan. Dalam penuturan tersebut, beliau seolah-olah mendorong kita untuk menjalin kebersamaan dengan orang-orang barat, tetapi yang lebih dari pada hal tersebut beliau ingin para santri dan juga guru sekalian menyadari dan menyikapi bagaimana dunia barat dapat lebih maju dari pada negri islam sendiri. Hal tersebut disadiri bahwa kita selama ini terus diselimuti oleh kebodohan diri kita sendiri, sifat egoisme, sikap ketidak perdulian kita kepada sesama dan juga hawa nafsu seperti nafsu binatang. Maka hal-hal tersebutlah yang harus segera kita hancurkan dan hilangkan dalam diri seseorang. Kemajuan dunia barat yang terjadi saat ini sekarang adalah motivasi bagi seoarang mukmin untuk terus bersaing sehingga tidak lagi ketinggalan. Ada sebuah kalimat mahsyur berasal dari seorang ulama Mesir, Muhammad Abduh yang berbunyi: “Al Islamu Mahjuubun Bil Muslimin”. Yang berarti: “Keindahan Cahaya Islam tertutup oleh Kaum Islam sendiri.”. Semoga para santri bisa menepis perkataan tersebut dengan pendidikan yang telah diajarkan oleh guru-guru dengan perbuatan nyata bagi masyarakat. Amiin.

Selanjutnya adalah ujian juga merupakan sarana bagi seseorang sehingga dia dapat dimuliakan atau dihinakan, itu semua tergantung pada keseriusan dan juga kesabaran para santri dalam menjalankan ujian tersebut. Dengan banyaknya nilai-nilai tentang ujian yang disampaikan Bapak Pimpinan menjadikan ujian ini penuh sekali dengan hikmah yang dapat diambil pelajarannya oleh santri maupun guru.