Suasana Belajar Santri Dalam Menghadapi Ujian

Bi al-imtihani, yukramu al-mar u au yuhanu. Dengan ujian, manusia menjadi terhormat atau hina. Prinsip inilah yang selalu dipegang oleh santri Darunnajah Cipining ketika menempuh ujian. Kedisiplinan, kesungguhan, dan tentu saja kejujuran, menjadi tidak sekedar slogan, tapi sebuah nilai yang selalu dipegang. Inilah sedikit gambaran pelaksanaan ujian siswa-siswi Darunnajah Cipining saat ini, ujian diawali dengan ujian lisan selama 1 minggu  terhitung dari tanggal 26 November sampai 1 Desember dan dilanjutkan dengan ujian tulis dari tanggal 3 – 17 Desember 2011.

suasana belajar santri putra

“Para santri dituntut untuk mempersiapkan dengan semaksimal mungkin supaya mendapatkan hasil nilai yang suprise dan mudah mudahan juga ujian tahun ini lebih baik dari ujian sebelumnya” ujar Ust.Husnul Mubarok sebagai ketua panitia ujian tahun ini.

Pada tahun ini para santri dikondisikan lebih kondusif karena para assatidz meningkatkan kinerja dalam pengawasan belajar santri, selain itu belajar santri pada masa ujian kali ini, santri diberikan seluas-luasnya kesempatan untuk menanyakan pelajaran-pelajaran yang kurang difahami atau dimengerti kepada para assatidz.

malu bertanya sesat dijalan

Dan ujian kali ini panitia berharap agar semua anak lulus KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) karena panitia ujian telah berusaha dengan propesional dan proporsional yang sesuai dengan kebutuhan saat ini (WARDAN/AddNine)