SUARA HATI KELAS NIHA’I

SUARA HATI KELAS NIHA’I

Tiada malam yang indah, jika malam dilewati tanpa Tahajud dan bermuhasabah. Allah yang Maha Pemurah, akan mengabulkan do’a setiap hamba-Nya yang berd’a,dan akan lebih sempurna jika do’a tersebut dipanjatkan saat orang terlelap dalam tidurnya, yakni di sepertiga malam yang akhir. Itulah yang selalu dimanfaatkan oleh Santri Niha’i (Kelas Tertinggi di Pesantren Darunnajah Cipining). Mereka senantiasa mengadakan Tahajud bersama dan bermuhasabah bersama. Terutama dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional. Dalam Muhasabah ini, mereka (kelas Niha’i) dipimpin oleh salah satu santri dari kalangan mereka. Laksana Aa Gym saat bermuhasabah dengan jamaahnya, Hari Wijaya yang memimpin Muhasabah ini mampu membawa teman-temannya hanyut dalam suasana khusuk dan haru. Berikut ini petikan Muhasabah (dengan beberapa perubahan redaksi), yang dibawakan oleh Hari Wijaya, kelas Niha’i yang saat ini sedang meghadapi Ujian Nasional;

“Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, berseru dalam rangka menyeru-Mu, dan berjanji setia dalam membela syari’at-Mu. Maka kuatkanlah ikatan tali persaudaraan kami, abadikan kasih sayang kami, dan berilah kami petunjuk dengan cahaya-Mu yang tidak pernah Redup, lapangkanlah dada kami dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah kami dengan ma’rifat-Mu, matikanlah kami dalam syahid dijalan-Mu, sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan Penolong”.

“Ya Allah, Ampuni dosa kami seluruhnya, betapa kelam hati kami andai Engkau tidak menghapus noktah ini dengan sifat Maghfiroh-Mu, maafkan kesalahan kami yang sengaja atau yang tidak disengaja, yang besar begitu juga yang kecil, kami takut jika menghadap-Mu kelak, dosa-dosa kami masih melumuri diri-diri kami. Ya Allah, Ampuni dosa-dosa orang tua kami, mereka yang telah meredhoi kami belajar di Pondok tercinta ini, sayangi keduanya, sebagaimana mereka menyayangi kami hingga saat ini. Ya Allah, Sayangilah Guru-guru kami, mereka adalah orang-orang yang luar biasa, mendidik kami tanpa mengharap balas jasa. Melainkan Engkau… hanya Engkaulah yang mampu dan kuasa memberikan balasan terbaik kepada guru-guru kami yang berjiwa ikhlas…”

“Ya Allah, Pada malam ini disaat kebanyakan orang terlelap merapatkan selimut-selimut mereka, kami terbangun menengadahkan kedua tangan ini, mengharapkan setitik karunia dan hidayah-Mu. Ya Allah, kami tahu Engkau Maha Pengasih dan Penyayang, Engkau pula yang Maha Mendengar dan Mengabulkan Do’a, Berilah kepada kami kekuatan Ya Allah, untuk menghadapi Ujian Nasional tahun ini! Rabb… berilah kami kemudahan didalam mengerjakan soal-soal yang diberikan, seperti kemudahan yang telah Engkau berikan kepada tentara-tentara mujahidin di perang Badar, Indahnya hadiah yang telah Engkau berikan kepada kaum Muslimin kala itu…”

“Ya Allah… dengan kemurahan-Mu, berikanlah kepada kami hadiah kemenangan itu, berikanlah kepada kami keberhasilan dalam mengikuti Ujian Nasional, Luluskanlah kami dengan nilai yang indah, seindah harapan kami untuk terus menjadi kekasih-Mu, Kabulkanlah permohonan kami ya Allah…. Kabulkanlah ya Allah… kabulkan ya Rabb… Amien…”. [WARDAN/Kang DR]

Pendaftaran Santri Baru