Sebagai salah satu sekolah penerima dana bantuan pemerintah berupa REDIP-G (Regional Education Development and Improvement Progam-Government), maka SMP Darunnajah memiliki konsekuensi untuk meningkatkan standar pendidikan yang dikelolanya. Diantaranya, peningkatan profesionalisme guru/pendidik dan tenaga kependidikan. Maka, selama dua hari (tanggal 1-2 Desember 2008), kepala SMP beserta 5 orang guru mengikuti dengan aktif Workshop KTSP di SMPN 01 Cigudeg, Bogor. Mereka adalah Ust. Fathul Mu’min, S.Pd.I, Ust. Kamilin (guru Matematika), Ust. Mujiyanto (guru IPS), Ust. Muhrizal Sutarmo (Guru Biologi), Ust. Ahmad Rosikhin, S.Pd.I (guru Bahasa Arab) dan Ust. Muhlisin Muhtarom, S.H.I (guru Aqidah Ahlaq dan BTQ).
Hadir para tutor yang notabene sebagai pengawas pendidikan kabupaten Bogor, antara lain; Drs. H. Ade Nurhadaya, Itang Cintaka, M.Pd, Drs. Yadi Rochyadi, M.Sc, Nani Nurmasari, S.Pd, (juara 2 Nasional lomba PTK tahun 2004 dan 2006), Drs. Tjutju Setiarahman dan Dra. Hj. Zamzami Fatimah. Peserta yang hadir 88 orang dari 5 sekolah; SMPN 1 Cigudeg (Rintisan Sekolah Standar Nasional), SMPN 2 Cigudeg, SMP Islam Darunnajah Cipining, SMP Islam Rengganis dan SMP Pasundan (para sekolah penerima dana REDIP-G atau SMP Berbasis Masyarakat/SBM). Beberapa materi yang disampaikan adalah Standar Proses, kiat-kiat sukses membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas), cara penyusunan format terbaru RPP KTSP, filosofi dan cara penentuan KKM (Kriteria Kelulusan Minimal), analisis hasil ulangan harian, proses pelaksanaan remedial dan pengayaan, Model-model pembelajaran Cooperatif, dan upaya menciptakan Sekolah Efektif.
Selama mengikuti kegiatan tersebut, para peserta tampak antusias dan aktif dalam diskusi, praktik langsung dan peragaan pembelajaran dengan metode cooperatif. 4 Utusan SMP Darunnajah Cipining menjadi peserta pertama yang memperagakan 4 siswa dalam pengajaran Bahasa Inggris, dengan KD (kompetensi Dasar) simple present tens, dengan teknik/strategi Examples Non Examples yang banyak menggunakan media gambar. Dengan teknik/strategi pengajaran Discovery Inquiry ini, maka tercipta kondisi pembelajaran SCO (student center oriented) bukan TCO (teacher center oriented).
Seusai pelatihan ini, para peserta mejadi lebih sadar bahwa untuk menjadi guru profesional tidaklah mudah, namun juga bukan berarti mustahil. Setidaknya, dengan peningkatan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan akan menunjang pencapaian 8 standar pendidikan lingkup SNP yaitu: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan.