Sistem Dasar untuk Pemimpin Besar

WP_20150413_051

Darunnajah-cipining.com- Senin (13/4) Tim redaksi WARNA berhasil mewawancarai Kepala Sekolah Madrasah Aliyah yakni Ustadz Mustofa Kamal. Ujian yang diikuti oleh seluruh Santri kelas 6 MA ini berjumlah 90 orang diantaranyan putra 42 dan putri 48 orang.

Syarat mengikuti Ujian Nasional dibagi menjadi dua diantaranya syarat menurut Pondok Pesantren dan menurut Negara. Negara mewajibkan seluruh Santri untuk mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) selama 5 Semester dan memastikan kelengkapan absensi. Sedangkan Pondok mewajibkan Para Santri untuk mengikuti kegiatan berupa Fathul Kuthub, Amaliyah Tadris (Praktek Mengajar), Try Out, UAM & UAMBN.

Tujuan Ujian Nasional tahun lalu ialah sebagai penentu kelulusan. Tahun ini mengalami sedikit perubahan berupa dijadikannya bahan evaluasi dan pemetaan daya serap Para Santri. Persentase batas kelulusan Santri diantaranya 30% untuk Ujian Nasional dan 70% untuk Ujian Pondok. Pembagian persentase Ujian Pondok meliputi 30% rata-rata nilai semester dan 70% UAM.

Drs. KH. Mahrus Amin menuturkan bahwa ijazah formal dibutuhkan untuk memasuki Universitas Negeri maupun lainnya. Kendala-kendala yang dihadapi Para Pembimbing secara kondisi berupa cara memotivasi dan menyadarkan Para Santri mengenai seluk beluk Ujian.

Lalu diadakan konvensasi berupa pengasramaan khusus Para Peserta Ujian dan diadakannya bimbingan belajar dan pemadatan materi.

“TIDAK PERNAH KAMI MEMBOCORKAN SOAL KEPADA PARA SANTRI!” tukas Ustadz Mutofa Kamal. Ini dimaksudkan agar Para Santri percaya akan kemampuan tiap-tiap individu. Jika soal dibocorkan Para Pembimbing khawatir akan merusak mental Para Santri dalam menghadapi ujian-ujian lain. Para Pembimbing benar-benar ingin memastikan penilaian tidak hanya dalam segi Kognitf saja melainkan Afektif juga.

Para Peserta Ujian hanya dapat bergantung pada persiapan masing-masing individu. Setiap orang merasakan kegelisahan tersendiri dalam menghadapi Ujian Nasional ini. Namun setelah berusaha kegelisahan ini kembali dipasrahkan kepada Allah swt.

‘’Pondok mengharapkan Santri lulus 100% diatas rata-rata standar yaitu 5,55. Dikarenakan Pondok khawatir apabila ada Santri yang nilainya tak mencukupi batas standar. Maka Santri tersebut tidak akan diterima di Universitas negeri mana pun dan lainnya. Pondok justru sangat mengharapkanseluruh santri mendapatkan Universitas Dalam Negeri mau pun Luar Negeri.’’ Ujar Ustadz Mustafa Kamal.

Ditulis oleh (Alif Sadzah, Alifah Salwa, & Angelria Septiyani) santri kelas Intensif & VIII MTs TMI. (WARDAN/Rabiah Adawiyah)