Setelah satu bulan melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan, kini pasca liburan, Biro Pengasuhan Pesantren menerapkan Program Puasa Syawal bersama yang dimulai hari ini, Ahad sampai enam hari kedepan.

Seperti aktifitas selama Ramadhan, sebelum puasa, para santri makan sahur sebelum waktu shubuh (Imsak) datang. Dan sebelum sahur tetap ada kegiatan shalat malam misalnya tahajud, shalat hajat dll (di bulan ramadhan ada shalat tarawih). Demikian juga semangat membaca al-Quran, tetap dapat dilaksanakan setiap waktunya (biasanya setiap menjelang shalat fardu). Kegiatan Ekstra Kurikuler pun sama, apalagi dalam waktu dekat aka nada perhelatan akbar yakni PORSEKA, maka segenap santri harus latihan dan mempersiapkan diri.

Yang berbeda, jika selama Ramadhan, waktu KBM dilaksanakan hanya sampai waktu Dzuhur saja, maka di bulan syawal ini waktu KBM normal seperti biasa, sampai Pkl 13.40 siang. Selain itu, jika di Bulan Ramadhan, shalat malamnya dilaksanakan bakda Isya (Shalat Tarawih), maka di bulan Syawal Shalat malam dilaksanakan sebelum makan sahur secara tersendiri dalam bentuk Shalat Tahajud.

Keutamaan puasa Syawal sangat besar sekali, sebagai contoh kita kutip salah satu Hadits Shahih dari Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan keutamaan puasa syawal adalah

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ رواه مسلم وأبو داود والترمذي والنسائي وابن ماجه

Dari Abu Ayyub al Anshari Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diiringi dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal, maka dia seperti puasa sepanjang tahun”. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, at Tirmidzi, an Nasaa-i dan Ibnu Majah). [WARDAN/@abuadara]