Santri Ikuti English Learning Camp 2011

Bersama pembimbing bagian bahasa, Ustadz Mu’allim Fajri, sebanyak 17 santri mengikuti program English Learning Camp 2011 di Pare Kediri. Rombongan berangkat dari pesantren pada hari Jum’at (24/6) kemarin pukul 7 pagi. Mereka menggunakan kereta api dari stasiun Senin menuju Jawa Timur.

Program English Learning Camp 2011 ini adalah program training bahasa untuk yang perdana. Ustadz Mu’allim mengatakan bahwa Pare yang menjadi tempat pendidikan merupakan tempat yang representatif guna mengembangkan bahasa Inggris. Selain milieu yang telah terbangun dengan atmosfir bahasa Inggris, Pare juga menjadi tujuan kebanyakan orang untuk belajar bahasa Inggris karena disanapun telah berdiri lembaga-lembaga kursus.

Program English Learning Camp santri Darunnajah Cipining ini akan berjalan selama 1 bulan. “Kita telah mengontek salah satu lembaga kursus disana guna belajar selama 1 bulan. Insya Allah terhitung dari tanggal 25 Juni hingga 25 Juli nanti” ujar Ustadz Mu’allim sebelum berangkat.

Pada saat pemberangkatan kemarin, Ustadz Mu’allim menegaskan kepada peserta terkait program ini. Ia berharap agar  program ini dengan target utama adalah belajar bahasa Inggris, terutama adalah praktik berbicara. Maka, kepada para peserta, ia menegaskan agar segala sesuatu yang dapat mengganggu dan menghambat proses belajar agar diantispiasi.

Ustadz Mu’allim juga mengatakan bahwa program ini didukung oleh pimpinan pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc dan dewan guru. Program ini diutamakan untuk para santri kelas IX yang telah lulus dari MTs dan akan memasuki MA. Diharapkan, dengan program ini, kemampuan santri berbahasa asing dapat dimanfaatkan di kelas MA nanti, terlebih untuk menghadapi program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat melalui program YES dan AFS.

“Memang  kesempatan ini baru ada 17 santri yang ikut, karena memang biaya yang juga tidak sedikit. Namun, untuk tahun yang kan datang, kita akan siasati agar peserta bisa lebih banyak dan program dapat lebih baik. Mohon do’a semoga selama disana, kita diberi kesehatan dan kemudahan. Amin” kata Ustadz Mu’allim kepada Wardan (Wardan/Billah)