Para santri kelas akhir TMI Pesantren Darunnajah 2 Cipining menyelami dunia ekonomi praktis melalui program Rihlah Iqtishadiyah yang berlangsung 19-23 Januari 2025. Kegiatan tahunan ini merupakan perjalanan transformatif yang memadukan nilai-nilai Islam dengan semangat kewirausahaan modern. Santri memperoleh pengalaman langsung berinteraksi dengan pelaku usaha sukses di wilayah Jabodetabek, membuka cakrawala baru tentang peluang ekonomi halal dan berkelanjutan.

Program edukatif ini dirancang khusus membekali santri dengan wawasan praktis dunia bisnis sambil menanamkan jiwa kewirausahaan tangguh. Para santri menyaksikan proses produksi di berbagai industri dan berdiskusi langsung dengan pengusaha sukses mengenai strategi bisnis serta tantangan ekonomi kontemporer.
Santri putri mengunjungi delapan lokasi strategis: Rumah Tempe Indonesia, Kanung Bakery Bogor, Bawang Goreng Dua Saudara, Rengginang Juragan Qura, Keripik Singkong Maharani, Dodol Boga Rasa, Tahu Tansa, dan Rumah Tempe Ipeh. Santri putra menjelajahi sepuluh destinasi bisnis: Roti Kanung, Sari Rose Laundry, Bakso Kribo, Kampung Perca, Anyaman Eceng Gondok, Gula Aren, Bank Sampah Teratai, Handsum Dimsum, Batik Tradjumas, dan Rasa Dewa.
Setiap kelompok terdiri dari 17 santri yang dibimbing menganalisis model bisnis, strategi pemasaran, dan manajemen operasional dari sektor makanan, fashion, kerajinan, hingga pengelolaan lingkungan.
Program ini memberikan manfaat jangka panjang berupa peningkatan pemahaman ekonomi global, kemampuan analisis strategis, dan pembangunan jaringan bisnis solid. Rihlah Iqtishadiyah menjadi jembatan penting antara pendidikan pesantren tradisional dengan tuntutan ekonomi modern.
Para santri diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan ini sebagai bekal membangun usaha yang menguntungkan finansial sekaligus membawa berkah bagi masyarakat.
