Spiritualitas dan ekonomi berpadu harmonis dalam Rihlah Iqtishodiyah 2025 yang melibatkan 120 santri kelas 5 TMI Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Kegiatan edukatif Sabtu, 22 Februari 2025 di kawasan Puncak Bogor ini memadukan pembelajaran bisnis dengan nilai-nilai keislaman melalui pendekatan experiential learning.

Di Organisasi Departemen Bidang Usaha, perjalanan ini menjadi laboratorium nyata bagi santri memahami prinsip-prinsip ekonomi syariah. Peserta mengamati pola perdagangan lokal, mempraktikkan transaksi sederhana, dan menganalisis strategi pemasaran pedagang sekitar Puncak. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya integritas moral dalam berwirausaha.
Rangkaian aktivitas mencakup observasi terstruktur terhadap berbagai jenis usaha dan diskusi kelompok tentang etika perdagangan Islam. Data evaluasi menunjukkan hasil menggembirakan dengan 82% peserta menyatakan merasa lebih percaya diri untuk memulai usaha. Angka ini mencerminkan keberhasilan metode yang mengombinasikan teori dan praktik dalam pembelajaran ekonomi syariah.
Rihlah Iqtishodiyah membuktikan bahwa pendidikan pesantren dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kegiatan ini menjadi jembatan antara nilai-nilai tradisional dan tuntutan modernitas, membekali santri dengan keterampilan praktis untuk menghadapi persaingan ekonomi global yang semakin ketat.
Investasi pada pendidikan karakter dan kewirausahaan santri adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi wirausahawan muslim yang berintegritas dan bervisi sosial bagi kemajuan bangsa.
