Ust. H. Imam Khairul Annas, Lc., M.A., Direktur Departemen Pengasuhan Santri Darunnajah Jakarta, menyambut kedatangan 1500 santri yang kembali dari liburan di Masjid Darunnajah, Selasa (15/7) malam. Sambutan hangat ini menandai dimulainya tahun ajaran baru.
Setelah melaksanakan shalat isya, para santri berkumpul di masjid untuk mengikuti sambutan langsung yang disampaikan Direktur Departemen Pengasuhan Santri Darunnajah mewakili Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah.
Pada kesempatan ini, Ust. Imam mengucapkan “ahlan wasahlan” kepada para santri yang telah kembali dari masa liburan.
Beliau juga mengajak seluruh santri untuk mensyukuri nikmat iman, Islam, dan ihsan yang telah Allah berikan kepada mereka.
“Tentu apresiasi kami atas komitmen para santri untuk kembali menuntut ilmu di pesantren. Penuntut ilmu adalah pewaris nabi, dan kalian adalah generasi penerus tradisi keilmuan yang mulia,” kata Ust. Imam dalam sambutannya.
Ust. Imam mengungkapkan bahwa saat ini masih bulan Muharram. Bulan Muharram menjadi momentum istimewa untuk memulai tahun ajaran baru.
Beliau menjelaskan makna hijrah Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah sebagai pelajaran transformasi spiritual.
“Nabi Muhammad berazam untuk berhijrah di bulan suci ini, memberikan teladan tentang tekad dan konsistensi,” ujarnya.
Kemudian, Ust. Imam berharap para santri dapat menjaga komitmen dalam menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam percakapan sehari-hari.
Beliau menekankan pentingnya menjaga kemurnian bahasa sebagai bagian dari pembentukan karakter santri yang siap menghadapi tantangan global.
“Tentu kami mengharapkan tetap semangat dalam menuntut ilmu, saling membantu dalam kebaikan, dan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki empati sosial tinggi,” jelasnya.
Beliau meminta kepada para santri untuk fokus menghadapi tantangan akademik dan spiritual yang akan dihadapi nantinya. Komitmen dalam menuntut ilmu harus diimbangi dengan pembentukan karakter yang kuat dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
“Beberapa saat ke depan kita akan menghadapi berbagai ujian akademik dan spiritual. Oleh karena itu, konsentrasi dan fokus kita harus tertuju pada pencapaian prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.
Di akhir acara, Ust. Imam memberikan ijazah Sanad Hadits Musalsal bil Awwaliyah kepada para santri.
Hadits musalsal bil awwaliyah yang terkenal adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi berikut:
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
Artinya, “Orang-orang yang suka mengasihi (sesamanya) akan dikasihi oleh Zat Yang Maha Pengasih. Maka kasihilah penghuni bumi, maka kalian akan dikasihi para penghuni langit.”
Hadits ini biasanya diucapkan oleh seorang ahli hadits sebelum mengajar para muridnya. Ijazah tentang hadits rahmat ini menjadi bekal spiritual yang sangat berharga untuk mengawali tahun ajaran baru.





