SAHPALA Darunnajah Taklukkan Puncak Sindoro di Tengah Badai SAHPALA Darunnajah Taklukkan Puncak Sindoro di Tengah Badai

SAHPALA Darunnajah Taklukkan Puncak Sindoro di Tengah Badai

Sebanyak 28 santri dari Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining berhasil menaklukkan puncak Gunung Sindoro pada Kamis, 21 Desember 2024, meskipun harus menghadapi hujan deras dan badai sepanjang perjalanan. Kegiatan ini diselenggarakan Santri Darunnajah Pecinta Alam (SAHPALA) di bawah naungan Gerakan Pramuka Gugus Depan 03.001, berlangsung selama empat hari mulai 19 hingga 22 Desember 2024.

Para peserta merupakan santri kelas 4 hingga 6 TMI yang sebelumnya telah melalui proses seleksi administratif, termasuk memperoleh izin dari wali santri. Pendakian mengusung tema “Menjaga Alam dan Melestarikannya”, sejalan dengan misi SAHPALA membentuk karakter santri yang peduli terhadap lingkungan dan sesama manusia, sesuai nilai Dasa Dharma Pramuka.

“Pendakian ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi menjadi wadah tadabur alam bagi para santri. Mereka belajar langsung bagaimana alam menyediakan segalanya bagi kehidupan manusia,” ujar salah satu pembina SAHPALA.

Persiapan fisik yang matang menjadi kunci keberhasilan para santri menghadapi medan pendakian yang berat. Namun, tantangan terbesar datang dari cuaca ekstrem. Hujan mengguyur sejak hari pertama pendakian, dan badai menyambut mereka saat memasuki area puncak. Kondisi ini menguji kekompakan, ketahanan fisik, serta kemampuan beradaptasi seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, SAHPALA bertujuan mengembangkan ketahanan mental dan fisik santri. Mereka juga dilatih untuk berpikir strategis, bekerja sama dalam tim, serta menjadi pemimpin dalam situasi nyata yang menantang.

Kegiatan SAHPALA memberikan kontribusi signifikan terhadap pendidikan karakter santri. Interaksi langsung dengan alam menawarkan pengalaman belajar yang tak tergantikan di ruang kelas, melatih kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan.