Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor penting bagi kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol dengan pikiran kita.
Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran cobalah memberikan perintah-perintah khusus kepada Hati untuk menentukan suasana yang di inginkan.
Faktual dan Sensitif

Bila pengaruh fikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta.
Tetapi bila pengaruh pikiran kita sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif
Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Karena pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam diotak secara lebih mendetil sebelum di masukkan di hati.
Sebaliknya orang sensitif lebih cendrung mudah emosional, karna biasanya pada saat merespon realitas yang di hadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam diotak, akan tetapi langsung dimasukkan ke dalam hati apa adanya. Ia mengolah informasi dengan perasannya
Persepsikan kenyataan secara positif

Dengan mengoptimalkan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga kehidupan ke arah yang kita inginkan.
Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah.
Maka tidak salah bila seorang filsuf,Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa “hidup kita ditentukan oleh pikiran”.

Apabila kita berada dalam kesedihan, kita harus mencoba tersenyum, sebenarnya kita mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu.
Saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.
Demikian pula ketika tengah dihadapkan masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan.

Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan dihadapan kita secara positif, karna dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang bisa mengembalikan kegembiraan kita.
Kalu ada masalah Relakslah,santai saja dan hadapi dengan baik. Lalu pikirkan apa saja yang anda akan lakukan selanjutnya dan apa tindakan anda untuk itu…

Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah terjatuh. Pikiran kita akan terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita.

Bukan hanya itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita.
Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih bahagia. (Radar_02)