Nama Rahmat Dilla Efendi, Lc., kini tercatat sebagai salah satu dari 28 finalis terpilih dalam ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indosiar.
Penyandang gelar Lisensi ini merupakan salah satu alumni Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Tahun 2020.
Bagi Rahmat, lolos ke AKSI Indonesia 2026 bukan sekadar pencapaian biasa, melainkan buah dari mimpi panjang yang telah dipupuk sejak masa santri di Darunnajah.
“Perasaan saya sangat senang dan haru. Ini cita-cita saya dan orang tua sudah sangat lama,” ungkapnya.
Rahmat mengaku pertama kali mencoba peruntungan di AKSI saat masih duduk di kelas 2 MTS Darunnajah, ketika ia mengikuti audisi langsung di lokasi.
Namun, saat itu belum menjadi rezekinya.
Keinginan serupa kembali muncul di kelas 5, tetapi tidak bisa terlaksana karena berbenturan dengan kegiatan wajib pesantren.
Kini, setelah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Lc., mimpi itu akhirnya terwujud.
Darunnajah: Tempaan yang Membentuk Dai
Rahmat menegaskan bahwa pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan dakwahnya.
Ia merupakan anggota aktif Jam’iyyatul Mubalighin, salah satu wadah latihan pidato bagi santri yang ada di pesantren Darunnajah, sejak kelas 1 hingga kelas 6.
Perjalanan organisasinya pun naik secara bertahap, dari anggota biasa, menjadi calon mudabbir di kelas 4, mudabbir di kelas 5, hingga dipercaya sebagai ketua Jam’iyyatul Mubalighin di kelas 6 TMI Darunnajah.
Selain itu, kegiatan Muhadharah/latihan dakwah rutin setiap pekan, turut mengasah kemampuan retorikanya.
“Jadi, Muhadharah itu latihan dakwah setiap pekan untuk kami di Pesantren, Jam’iyyatul Mubalighin itu sebagai wadah latihan dakwah dan pidato harian kami. Setiap harinya di Darunnajah saya memang sudah sangat suka berpidato dan berdakwah,” jelasnya.
Tak hanya soal keterampilan, baginya Pesantren Darunnajah juga menanamkan karakter mental yang kuat dalam dirinya.
“Saya belajar mental di Darunnajah: kalau maju, maju terus. Kita hanya bisa berusaha, terkait hasil itu Allah yang tentukan,” tuturnya.
Dengan semangat dan bekal pendidikan pesantren yang melekat, Rahmat Dilla Efendi kini siap bersaing bersama 27 finalis lainnya di panggung AKSI Indonesia 2026.
Ia berharap bisa membawa nama baik almamater sekaligus menyebarkan dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. (adm/humas)

Alumni Darunnajah