Pramuka, Alam, dan Darunnajah Cipining

Warna coklat muda hingga coklat tua mewarnai dan memadati seluruh pemandangan lapangan merah Darunnajah Cipining saat seluruh santri putri melaksanakan pembukaan latihan pramuka (26/9). Ini adalah kali pertama mereka berlatih kembali pramuka mingguan setelah absen bulan Ramadhan serta kegiatan awal tahun di pesantren. Berbaris berjejer rapi dalam kondisi siap sebanyak 28 regu penggalang dan 10 sangga penegak. Teriknya matahari siang itu tak mempengaruhi semangat para andika (anak didik pramuka). Semuanya tumpah ruah dalam satu gerakan, PRAMUKA.

Pramuka bukanlah hal yang asing dalam masyarakat Indonesia. Kalau bahasa sundanya mah scout gitu. Pramuka adalah kegiatan ekstrakurikuler untuk melatih para andika menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Selain itu, manfaat pramuka juga banyak bagi pengembangan diri seperti kedisiplinan, kemandirian, mental, kebersamaan dan kepedulian. Pramuka itu asyik, menarik, dan baik.

Nah, di zaman individualisme seperti sekarang ini, pramuka sangat penting ditanamkan untuk semua orang. Pramuka anti cuek terutama terhadap alam. Ironisnya, ada saja orang yang berfikiran jika pramuka hanya mentok sampai lulus sekolah. Akibatnya, banyak terjadi perusakan dan eksploitasi alam secara berlebihan. Jika pramuka terbatas pada usia sekolah, begitulah yang terjadi pada gambaran generasi selanjutnya.

Terkadang persepsi orang tentang pramuka hanya sebatas pada nge-yel. Mereka lebih cenderung ke hutan dan kotor-kotoran. Meminjam jargon iklan deterjen, “…Berani kotor itu baik…” betul tidak? Sebenarnya itulah misi pramuka terhadap alam. Mengenali, menjaga, sekaligus menikmati alam. Karena mereka tahu bahwa alam itu indah. Dan keindahan itu sudah seharusnya dilestarikan bersama dengan baik.

Pramuka Darunnajah Cipining menjadi pembinaan santri dalam proses pendidikan sesungguhnya. Kegiatan pramuka diurus secara serius dengan membentuk organisasi khusus bernama koordinator pramuka. Dengan bergugus depan di 03.001-03.002, pramuka Darunnajah Cipining berperan aktif dalam kegiatan pramuka, baik di dalam maupun di luar pesantren. (red-Ayu Lestari)Rich Text AreaToolbarBold (Ctrl + B)Italic (Ctrl + I)Strikethrough (Alt + Shift + D)Unordered list (Alt + Shift + U)Ordered list (Alt + Shift + O)Blockquote (Alt + Shift + Q)Align Left (Alt + Shift + L)Align Center (Alt + Shift + C)Align Right (Alt + Shift + R)Insert/edit link (Alt + Shift + A)Unlink (Alt + Shift + S)Insert More Tag (Alt + Shift + T)Toggle spellchecker (Alt + Shift + N)▼
Toggle fullscreen mode (Alt + Shift + G)Show/Hide Kitchen Sink (Alt + Shift + Z)Insert a Kimili Flash Embed Tag.Media Library Gallery
FormatFormat▼
UnderlineAlign Full (Alt + Shift + J)Select text color▼
Paste as Plain TextPaste from WordRemove formattingInsert custom characterOutdentIndentUndo (Ctrl + Z)Redo (Ctrl + Y)Help (Alt + Shift + H)

Warna coklat muda hingga coklat tua mewarnai dan memadati seluruh pemandangan lapangan merah Darunnajah Cipining saat seluruh santri putri melaksanakan pembukaan latihan pramuka (26/9). Ini adalah kali pertama mereka berlatih kembali pramuka mingguan setelah absen bulan Ramadhan serta kegiatan awal tahun di pesantren. Berbaris berjejer rapi dalam kondisi siap sebanyak 28 regu penggalang dan 10 sangga penegak. Teriknya matahari siang itu tak mempengaruhi semangat para andika (anak didik pramuka). Semuanya tumpah ruah dalam satu gerakan, PRAMUKA.
Pramuka bukanlah hal yang asing dalam masyarakat Indonesia. Kalau bahasa sundanya mah scout gitu. Pramuka adalah kegiatan ekstrakurikuler untuk melatih para andika menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Selain itu, manfaat pramuka juga banyak bagi pengembangan diri seperti kedisiplinan, kemandirian, mental, kebersamaan dan kepedulian. Pramuka itu asyik, menarik, dan baik.
Nah, di zaman individualisme seperti sekarang ini, pramuka sangat penting ditanamkan untuk semua orang. Pramuka anti cuek terutama terhadap alam. Ironisnya, ada saja orang yang berfikiran jika pramuka hanya mentok sampai lulus sekolah. Akibatnya, banyak terjadi perusakan dan eksploitasi alam secara berlebihan. Jika pramuka terbatas pada usia sekolah, begitulah yang terjadi pada gambaran generasi selanjutnya.
Terkadang persepsi orang tentang pramuka hanya sebatas pada nge-yel. Mereka lebih cenderung ke hutan dan kotor-kotoran. Meminjam jargon iklan deterjen, “…Berani kotor itu baik…” betul tidak? Sebenarnya itulah misi pramuka terhadap alam. Mengenali, menjaga, sekaligus menikmati alam. Karena mereka tahu bahwa alam itu indah. Dan keindahan itu sudah seharusnya dilestarikan bersama dengan baik.
Pramuka Darunnajah Cipining menjadi pembinaan santri dalam proses pendidikan sesungguhnya. Kegiatan pramuka diurus secara serius dengan membentuk organisasi khusus bernama koordinator pramuka. Dengan bergugus depan di 03.001-03.002, pramuka Darunnajah Cipining berperan aktif dalam kegiatan pramuka, baik di dalam maupun di luar pesantren. (red-Ayu Lestari)
Path: